Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Thailand Rumahkan 800 Pekerja, Toyota Jepang Lakukan Penghematan

Kondisi ekonomi memaksa Toyota menurunkan produksinya di Thailand. Ratusan pekerja pun dirumahkan. Di Jepang sendiri juga dilakukan pengetatan ikat pinggang.
Berita
Senin, 11 Juli 2016 07:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Toyota Thailand dipastikan merumahkan ratusan pekerjanya di negara Gajah Putih itu. Kondisi ekonomi dalam negerinya yang melambat kabarnya memaksa raksasa otomotif dari Jepang ini menurunkan produksinya di Thailand.

Seperti yang dilansir Bangkokpost (6/7) lalu, Toyota Motor Thailand melakukan perampingan dengan memutus hubungan kerja 800 karyawannya. Tapi dijelaskan oleh Phuphal Samata yang menjabat sebagai President of Toyota Thailand Worker Union, yang dirumahkan adalah karyawan berstatus kontrak. Dengan kata lain, kontrak tak lagi diperpanjang.

"Perusahaan (Toyota Thailand) melihat kondisi industri otomotif Thailand sedang memburuk, dikarenakan ekonomi global yang lesu," jelas Phuphal. Penjualan Toyota Thailand untuk pasar domestik dan ekspornya pun juga disebut mengalami penurunan.

Toyota yang berdiri di negara Siam ini sejak 1962 kini mengandalkan tiga pabrik pada lokasi yang berbeda. Samrong Plant yang berlokasi di propinsi Samut Prakan dijadikan basis produksi truk pickup dan kendaraan komersial jenis lainnya, sementara dua pabrik di propinsi Chachoengsao difokuskan membuat mobil penumpang. 

BACA JUGA

Dari ketiga pabrik tersebut, Toyota Motor Thailand mampu menggenjot 760.000 unit mobil dalam satu tahunnya. Sayangnya, pada lima bulan pertama 2016 dilaporkan pabrikan ini hanya menjual 87.715. Angka itu lebih kecil 13.4 persen dari periode yang sama di tahun lalu.

Semoga saja hal yang seperti ini tak menular ke Indonesia. Toyota Astra Motor memang melaporkan penurunan penjualan di 2015 dibandingkan 2014, namun tak sebesar penurunan penjualan mobil secara nasional.

Tidak hanya Thailand, Toyota di Jepang juga mengambil sikap untuk melakukan penghematan. Seluruh biaya pengeluarannya diperhitungkan ulang.

Seperti yang diberitakan BBC (9/7), penghematan ini membuat Toyota menonaktifkan dua dari delapan lift di kantor pusatnya dan juga melakukan penyetelan suhu AC gedung agar bisa memberikan tingkat efisien yang maksimal pada konsumsi listrik gedung. Penggunaan lampu LED juga kini dilakukan oleh Toyota karena lebih hemat listrik.

Hal tersebut adalah bentuk kekhawatiran Toyota terhadap kondisi ekonomi global yang lemah dan terus berkurangnya nilai laba mereka sehingga langkah penghematan ini dilakukan agar bisa membantu perusahaan tetap stabil.  Sebelumnya Toyota juga pernah melakukan penghematan ini di tahun 2008 saat menghadapi krisis keuangan. Sehingga kebijakan ini bukanlah hal yang baru.

“Penghentian lift dikhususkan untuk meningkatkan kesadaran karyawan juga mengingatkan tentang komitmen bahwa Toyota memiliki gagasan dalam peningkatan daya saing melalui ‘perampingan’ dan mengurangi pemborosan,” tutur jubir Toyota.


Tags Terkait :
Toyota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

22 jam yang lalu

Berita
Kawal Musim Libur Lebaran Toyota Dan Auto2000 Siapkan Seratus Bengkel Siaga

Dioperasikan juga sejumlah Pokso Siaga di jalur tol

1 hari yang lalu


Tips
Mobil Hybrid Toyota Ternyata Butuh Pemanasan

Untuk menjaga kondisi baterai dan sistem hibrida bisa tetap terjaga kondisinya.

1 hari yang lalu


Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

1 hari yang lalu

Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga SUZUKI Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Suzuki terbaru Maret 2026 stabil dari November 2025. Ertiga mulai Rp236,1 juta hingga e-Vitara Rp755 juta.

1 hari yang lalu

Berita
Suzuki Luncurkan Across, PHEV Kerjasama Dengan Toyota

Suzuki Across PHEV Gen II Meluncur, mampu tempuh 1000 kilometer

1 hari yang lalu


Berita
e-Vitara, BEV Pertama Suzuki Segera Diserahterimakan Ke Konsumen Indonesia

Suzuki e-Vitara akan segera diserahterimakan ke konsumen Indonesia

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

2 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

18 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

19 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

20 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

22 jam yang lalu