Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Skema Pajak Berdasarkan Emisi Disambut Baik Mercedes-Benz Indonesia

Rencana pemerintah mengubah skema pajak berdasarkan kapasitas mesin menjadi emisi gas buang yang dihasilkan disambut positif oleh pihak Mercedes-Benz Indonesia.
Berita
Kamis, 24 November 2016 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Rencana pemerintah mengubah skema pajak berdasarkan kapasitas mesin jadi seberapa besar emisi gas buang mesin ternyata disambut positif oleh pihak Mercedes-Benz di Indonesia. Selain itu mereka juga menyampaikan bahwa teknologi yang mereka miliki juga sudah siap untuk menghadapi skema baru ini.

"Jika dijalankan, kami sangat happy, ya. Secara produk, kami sudah siap semua. Mau diterapkan Euro4, Euro5, dan sebagainya, secara teknologi Mercedes siap," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto selaku Deputy Director Sales Operation Mercedes Benz Passenger Car and Network Development Mercedes-Benz Indonesia, di sela-sela pembukaan acara Mercedes-Benz Star Expo 2016 di Ciputra Artpreneur, Jakarta (23/11).

Mercedes-Benz sudah punya mesin-mesin ramah lingkungan yang rendah emisi

Namun pihak Mercedes-Benz Distribution Indonesia juga mempertanyakan soal kesiapan infrastruktur, karena yang diketahui saat ini inftrastruktur yang ada belum memadai. Padahal pajak berdasarkan emisi ini bakal meningkatkan persaingan teknologi yang sehat bagi setiap produsen.

"Tapi juga pertanyaannya, seberapa siap infrastruktur dalam negeri sendiri, karena sekarang saja masih Euro2. Untuk naik ke Euro4 kan masih perlu waktu. Kami mendukung policy tersebut kalau memang pajak berdasarkan emisi. Semakin sedikit emisi yang dihasilkan misalnya pajak semakin rendah, itu menuntut semua merek berkompetisi secara teknologi, nah kami sangat confident kalau itu diterapkan," tutur Kariyanto.

Mercedes juga menyampaikan bahwa mobil-mobilnya yang dijual di Indonesia sudah siap dengan teknologi tinggi yang mampu menghasilkan emisi rendah. Sebagai contoh untuk mobil sportnya saja seperti Mercedes-AMG S 63 Coupe yang hasilkan emisi 242 gram CO2 per km, sedangkan Mercedes-Benz SL 400 yang hasilkan 175 gram CO2 per km.

Saat ini pajak kendaraan di Indonesia masih sangat bergantung pada besar kapasitas mesin. Logikanya, semakin besar mesin akan semakin boros dan beremisi. Tapi sekarang kenyataannya belum tentu begitu, tergantung teknologi yang dimiliki mesin.

Dengan ubahan regulasi pajak berdasarkan emisi, maka ini akan menguntungkan pabrikan mobil yang memiliki teknologi mesin canggih.


Tags Terkait :
Mercedes-Benz
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Fitur Mercedes-Benz Ini Sanggup Deteksi Lubang Jalanan Dan Polisi Tidur, Cocok Untuk Indonesia!

Mercedes-Benz usung teknologi untuk mobil-mobil terkini dengan sistem Car-to-X.

4 tahun yang lalu


First Drive
First Drive: Mercedes-Benz GLS 400 AMG Line 2018

Seperti apa rasanya mengemudi salah satu SUV facelift Mercedes-Benz Indonesia ini?

7 tahun yang lalu


VIDEO : Mercedes-Benz E-Class 2017 Banggakan 9 Teknologi Baru Ini

E-Class terbaru mengadopsi teknologi masa depan nan canggih. Mercy pun membocorkan 9 teknologi unggulan mereka di mobil ini.

Berita | 10 tahun yang lalu


Berita
Biaya Sewa Honda e:N1 Rp 22 Juta Sebulan, Setara Sewa Toyota Fortuner Hingga Denza D9

Honda e:N1 muncul dengan banderol sewa Rp 22juta sebulan atau Rp 1,3 miliar untuk 5 tahun.

8 bulan yang lalu


Berita
Mercedes-Benz akan Hapus Branding EQ pada Mobil Listriknya

Mobil listrik pabrikan Jerman tersebut untuk generasi berikutnya akan menghapus branding EQ pada 2024.

2 tahun yang lalu


Berita
Michelin Ajak Komunitas Saksikan Pembuktian Kualitas Ban di Lintasan Balap

Michelin berkomitmen menghadirkan ban yang dapat digunakan secara harian oleh masyarakat dengan mengadaptasi teknologi yang telah teruji di lintas balap.

7 tahun yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

1 hari yang lalu


Berita
Sudah Ada 7 Generasi, BMW Seri 3 Eksis 51 Tahun Sebagai Legenda Hidup

Salah satu sedan terlaris di dunia dengan sejumlah model serta variannya kini telah menjadi incaran kolektor mobil

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Konfirmasi Bawa Mobil Hybrid Ke Indonesia, Ini Bocorannya

Mitsubishi Indonesia informasikan akan boyong model hybrid baru tahun ini.

6 jam yang lalu


Berita
The Next P7, Mobil Dengan Teknologi Masa Depan Dari XPENG

XPENG memamerkan The Next P7 di IIMS 2026. Mobil ini menjadi pusat perhatian namun belum dijual di Indonesia. Simak keunggulannya.

11 jam yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat Generasi Terakhir Nissan Navara Di IIMS 2026

Nissan Navara D23 akan segera digantikan generasi terbaru yang dibiakkan langsung dari Mitsubishi Triton

11 jam yang lalu


Berita
Denza D9 Dapati Penyegaran Di Cina, Tenaga Mencapai 456 Hp

Penyegaran Denza D9 Cina tenaga 456 hp pada varian FWD, naik dari 308 hp. AWD total 550 hp, panoramic sunroof standar, dan God’s Eye 5.0.

12 jam yang lalu


Berita
Honda CR-V e:HEV Kini Tak Sampai Rp 800 Juta, Dapat Apa Saja?

Harga Honda CR-V e:HEV non RS Rp 775 juta di IIMS 2026. Dapat Honda Sensing, jok elektrik, 8 airbag, sistem hiburan 9 inci, tanpa HUD dan kamera 360.

15 jam yang lalu