Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemilik Tesla Di Singapore Kena Pajak Tinggi Karena Emisi Berlebih

Tesla yang merupakan mobil full elektrik diklaim beremisi nol. Tapi pemerintah Singapura tak berpikir demikian.
Berita
Sabtu, 12 Maret 2016 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tesla yang merupakan mobil full elektrik diklaim beremisi nol. Tapi pemerintah Singapura tak berpikir demikian. Seorang pemilik mobil ini ditagih pajak besar dengan alasan Tesla memiliki emisi berlebih. Terdengar mengada-ada, namun pemerintah Singapura punya alasan sendiri. 

Adalah Joe Nguyen, yang merupakan pemilik pertama Tesla Model S di negara tetangga itu ternyata mendapati pajak atas mobil barunya itu sangat tinggi. Dilansir dari Channel News Asia (10/3), Singapura menganggap mobil ramah lingkungan itu mengonsumsi listrik dari pembangkit listrik yang mengeluarkan emisi CO2. Tapi tetap saja pemiliknya tak terima  

"Saya tidak mengerti, mobil ini tidak ada emisi, lho. Kemudian mereka mengirimkan hasil analisa resmi dan menyatakan bahwa mobil saya mengonsumsi 444 Watt hour per kilometer (Wh/km). Ini bukan spesifikasi yang saya lihat di website Tesla atau di mana pun. Dan kemudian di bawahnya ada konversi ke emisi CO2," kata Nguyen.

Joe Nguyen sebelumnya bahkan telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan lisensi mobil listrik Tesla Model S miliknya itu. Dia juga tidak mendapatkan potongan harga dari peraturan Carbon Emissions-based Vehicle Scheme, sebuah aturan potongan harga untuk mobil ramah lingkungan. Sebaliknya malah dikenakan tambahan pajak sebesar 15.000 dolar Singapura (Rp 142 jutaan) karena memiliki mobil yang dianggap non-hemat bahan bakar.

BACA JUGA

Seorang juru bicara Land Transport Authority atau Otoritas Transportasi Darat Singapura menyebut bahwa mobil Tesla yang dimaksud sudah diuji di bawah standar United Nations Economic Commission for Europe (UNECE) R101. Kesimpulan dari hasilnya adalah konsumsi energi listrik dari Tesla ada di angka 444 Wh/km. 

"Seperti semua kendaraan listrik, faktor emisi pada jaringan listrik 0,5 g CO2/Wh juga diterapkan pada konsumsi energi listrik. Hal itu mengeluarkan emisi CO2 selama proses pembangkitan listrik. Emisi CO2 mobil Nguyen adalah 222 g/km. Untuk itu dikenakan tambahan biaya CEVS," tukas juru bicara tersebut.

Kasus ini sampai ke kuping Elon Musk, CEO Tesla. Ia pun langsung turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini dengan pemerintah Singapura. Menurut Tesla, hanya di Singapura mobil listrik mereka dinilai memiliki emisi berlebih. Hingga saat ini proses lobi Tesla ke Singapura masih berlangsung. 


Tags Terkait :
Tesla Model S Emisi
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Elon Musk Sebut Harga Cybertruck Truk Akan Naik, Ada Perubahan?

Kenaikan harga dikarenakan inflasi yang terjadi dan tidak ada pilihan lain.

4 tahun yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Tesla CyberSUV Tengah Dipersiapkan Sebagai Versi SUV dari Cybertruck

Tesla CyberSUV berbasis Cybertruck sedang dipersiapkan. Elon Musk beri petunjuk SUV 'lebih keren dari minivan', desainer Franz von Holzhausen konfirmasi rencana.

4 bulan yang lalu


Berita
Fitur Autopilot Gagal, Tesla Diminta Bertanggung Jawab

Tesla diminta bertanggung jawab terkait kasus kecelakaan dengan fitur autopilot.

6 bulan yang lalu


China Loloskan Sistem Kemudi Ala Video Game

Sistem steer by wire diklaim mampu menghadirkan kemudi yang lebih presisi, responsif dan fleksibel lantaran putarannya bisa diatur sesuai kebutuhan.

Berita | 8 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan EV Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Tesla Alami Penurunan Penjualan Terparah Sejak 12 Tahun Terakhir

Penjualan mobil listrik global menurun. Salah satu produsen terbesar EV yaitu Tesla, bahkan mengalami penjualan terparah sepanjang 12 tahun terakhir.

1 tahun yang lalu


Pikap
Chang li, Pikap ‘Terkecil’ Di Dunia Sudah Mengaspal Di Indonesia

Jarak tempuhnya lumayan bisa buat jelajah satu kecamatan

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Dianggap Kalah Dengan Rivian, Tesla Tingkatkan Sistem Pengisian Daya Cepat Untuk Cybertruck

Tesla Cybertruck tidak memiliki kecepatan lebih baik ketimbang kompetitor dalam mengisi daya baterai mereka. Oleh karena itu perusahaan fokus untuk meningkatkannya

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

12 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 12 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

13 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

14 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

15 jam yang lalu