Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Pangkas 170 Karyawan Karena Sulitnya Kondisi Ekonomi Indonesia

Sulitnya kondisi perekonomian di Indonesia banyak membuat industri otomotif goyah menghadapinya. Hyundai terpaksa melepas 170 orang supaya dapat bertahan.
Berita
Minggu, 21 Februari 2016 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sulitnya kondisi perekonomian di Indonesia banyak membuat industri otomotif goyah menghadapinya. Walaupun begitu, Hyundai Mobil Indonesia (HMI) berkomitmen untuk terus berjuang untuk tetap bisa berjalan di Tanah Air.

Memang angka penjualan tahunan HMI terlihat terus menurun sejak 2012. Pada saat itu, lebih dari 6.000 unit bisa terjual, tapi tahun 2013 melorot hingga hampir setengahnya yaitu hanya mencapai menjadi 3.869 unit. Begitupun tahun 2014 yang hanya sebesar 2.287. Sedangkan tahun 2015 kemarin hanya mampu menjual 1.483 unit.

Untuk itu HMI dalam menghadapi masalah ekonomi yang memprihatinkan ini adalah dengan melakukan efisiensi besar-besaran dengan pemangkasan pelatihan manpower, pengurangan keikutsertaan pameran otomotif, dan kunjungan ke luar kota.

Hal ini juga berakibat HMI dengan berat hati harus melepas ratusan karyawan dan juga melakukan tender ulang dalam pembiayaan logistik. Yang tadinya mencapai 900 orang kini sudah berkurang hanya menjadi 730 orang. Pengurangan ini dialami oleh semua divisi termasuk pekerja pabrik Hyundai yang terletak di Bekasi.

BACA JUGA

Mukiat Soetikno selaku Presiden Direktur HMI menyebut pengurangan karyawan ini porsi terbesarnya ada pada tenaga penjual. Mukiat mengatakan bila salesman tidak mencapai target maka langsung diberhentikan. Jadi pemangkasannya berdasarkan pemenuhan target kerja. “Bukan cuma di pabrik, dengan penjualan agak berkurang pada tahun lalu contohnya, tim sales dari tiga tim jadi dua tim,” kata Mukiat lagi.

Selain itu HMI saat ini tidak akan melakukan rekrut pekerja baru hingga kondisi perekonomian stabil. “Kami tidak rekrut karyawan baru dulu. Nanti acuannya ekonomi, apalagi di industri otomotif fluktuasi dolar Amerika Serikat pengaruhnya besar sekali,” tutup Mukiat.


Tags Terkait :
Hyundai
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

18 jam yang lalu


Berita
Hyundai Staria Electric Resmi Melakukan Debut Dunianya

Hyundai Staria Electric resmi melakukan debut dunianya. M

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Palisade Paket Lengkap Sebuah SUV Modern, Ini Skema Kreditnya

Hyundai Palisade generasi kedua memiliki banyak keunggulan sehingga membuatnya banyak diminati. Tertarik membelinya dengan cara kredit? Berikut rinciannya.

1 hari yang lalu

Berita
Honda Super-One Meluncur Di Singapura, Harganya Horror

Mobil ini dijajakan di Singapura di angka S$178.999 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Kembali Tancap Gas di ASEAN Cup™ 2026, Ini Hasil Undian Resminya

Hyundai kembali menggar ASEAN Hyundai Cup™ 2026.

3 jam yang lalu


Berita
Jepang Import 3 Model Toyota Dari AS Dengan Posisi Setir Kiri

Guna mendapatkan keseimbangan neraca dagang Jepang-AS, Toyota impor Tundra LHD ke Jepang langsung, meski menggunakan setir kiri.

7 jam yang lalu


Berita
BYD Rilis Gambar Dua Model Flagship Terbaru Mereka, Berikut Bocorannya

BYD merilis gambar teaser resmi yang mengonfirmasi kehadiran dua model flagship terbaru di jajaran Ocean Series.

8 jam yang lalu


Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

11 jam yang lalu


Berita
Standar Emisi Mesin Toyota 2GD-FTV Tengah Dibenahi, Diprediksi Reborn Di 2029

Mesin 2GD-FTV memang tersohor di Indonesia, namun ternyata merupakan mesin minoritas

11 jam yang lalu