Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

GIIAS 2016: Datsun Riser Expedition Kembali Digelar, Kampanye Go Cross?

Rute Datsun Riser Expedition tergolong tak mudah baik dari segi permukaan jalan maupun rintangannya Apakah hal ini akan dimanfaatkan untuk mengkampanyekan Go Cross?
Berita
Sabtu, 20 Agustus 2016 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Datsun Riser Expedition yang terbilang sukses digelar pada tahun lalu ternyata memancing pihak Datsun Indonesia untuk menggelarnya lagi. Dengan mengambil rute dan medan yang tergolong tak mudah baik dari segi permukaan jalan maupun rintangannya, apakah hal ini akan dimanfaatkan untuk mengkampanyekan Go Cross?

“Datsun Riser Expedition 2 (DRE-2) diadakan untuk meningkatkan brand awareness Datsun di Indonesia, khususnya di luar Jakarta," buka Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia yang ditemui OtoDriver pada GIIAS 2016 (18/6). Tapi ia membantah jika DRE-2 sebagai ajang mempromosikan cikal bakal crossover-nya itu.

Go Cross memang cocok untuk kondisi jalan di Indonesia

"Datsun Riser Expediion 2016 bukan untuk mengkampanyekan Datsun Go Cross. Tidak sampai ke situ, memang mobil ini (Go Cross) akan dijual di Indonesia?," Indri balik bertanya. Ia juga menegaskan bahwa setelah selesai GIIAS 2016 saja model purwarupa Go Cross yang jadi pajangan di booth Datsun harus segera dikembalikan ke Jepang.

Berbeda dengan DRE sebelumnya, DRE-2 akan mengajak pesertanya yang disebut Risers untuk menjelajah daerah-daerah di kepulauanIndonesia dengan mobil Datsun. DRE-2 akan hadir di sejumlah pulau di Indonesia mulai dari Agustus 2016 sampai Maret 2017. Banda Aceh menjadi kota pertama yang akan dihampiri DRE-2 di bulan Agustus ini.
 
Selanjutnya, DRE 2 akan menyambangi Pulau Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Untuk mobil andalannya masih seperti DRE sebelumnya, yakni akan memakai Datsun GO+ Panca untuk menjelajah daerah-daerah pelosok.

BACA JUGA

Supported By : 


Tags Terkait :
Datsun Go+ Panca Go Cross GIIAS 2016
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengetahui Biaya Merawat Datsun Go+ Sampai 100.000 KM

Siak rincian biaya servis berkala Datsun Go+ dari 10.000 km sampai 100.000 km di artikel berikut.

6 tahun yang lalu


Berita
Nissan Indonesia Hentikan Produksi Bukan Karena COVID-19

Belakangan ini banyak produsen mobil bukan hanya di Indonesia, yang menutup atau menghentikan produksinya karena pandemi virus corona.

6 tahun yang lalu


Berita
Jika Bengkel Resmi Datsun Hilang

Kabar tutupnya Datsun pada awal 2020 membuat para konsumen was-was dengan after sales mereka.

6 tahun yang lalu


Berita
Datsun Cross Sudah Tak Masuk Dealer

Inikah akhir perjalanan Datsun Cross di Indonesia?

6 tahun yang lalu


Terkini


Berita
Voltron Resmikan Hub Puri Indah, Hadirkan 15 Fast Charger dan Layanan 24 Jam

Salah satu keunggulan Voltron's Hub Puri Indah adalah jam operasionalnya yang berlangsung 24 jam, sehingga pengguna dapat melakukan pengisian daya kapan saja.

1 jam yang lalu


Berita
Beberapa Air Suspnesion Xpeng X9 Bermasalah Di Cina, Diduga Akibat Heatwave

MPV flagship Xpeng, yakni X9, tengah menjadi sorotan setelah sejumlah pemilik di Chongqing, China,

4 jam yang lalu


Berita
Begini Penampakan Interior Freelander 8

Chery-JLR resmi merilis gambar pertama interior model produksi perdananya, Freelander 8, melalui akun media sosial resminya.

5 jam yang lalu


Berita
Voltron Siapkan Ekspansi Jaringan Charging Hub, Bidik Pengguna Pribadi hingga Armada Komersial

Dalam pengembangan jaringan, Voltron juga mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik.

6 jam yang lalu