Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lagi-Lagi Jeep Melakukan Recall, Kini Mencapai 570 Ribu Unit

Setelah sebelumnya kami sudah beritakan tentang recall Jeep Cherokee, kali ini Fiat Chrysler Automobiles (FCA) kembali melakukan recall yang melibatkan 570 ribu unit kendaraan
Berita
Selasa, 29 Desember 2015 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Setelah sebelumnya pemanggilan recall Jeep Cherokee yang sudah pernah kami beritakan, kali ini kembali Fiat Chrysler Automobiles (FCA) melakukan recall yang melibatkan 570.000 unit kendaraan yaitu Jeep Grand Cherokee lanisran 2011 hingga 2012 dan juga mobil Dodge Durangos yang diproduksi sebelum bulan Spetember tahun 2012.

Recall ini dikarenakan terdapat sejumlah masalah pada sistem kelistrikan pada lampu yang ada pada sun visor yang memiliki kemungkinan korslet dan menyebabkan kebakaran. Pihak FCA akan hanya sekedar menggantikan isolasi yang membukus kabelnya dengan isolasi khusus yang mereka siapkan. Jumlah yang begitu banyak itu tersebar kurang lebih 352.831 unit di Amerika Serikat,, 13.037 unit di Meksiko, 26.478 unit di Kanada dan 84.330 unit yang tersebar ke seluruh dunia.

Selain itu terdapat juga masalah pada sistem saluran oli power steering yang peletakannya salah sehingga rentan terjadi kebocoran oli. Apabila oli ini terkena pada bagian mesin yang panas akan menyebabkan akibat fatal yaitu kebakaran. Recall masalah power steering ini melibatkan 60.107 unit Jeep Compass 2015 dan juga Jeep Patriot di Amerika Serikta, 5.755 unit di Kanada, 3.351 unit di Meksiko dan 23.995 di seluruh dunia.

Kami belum mengetahui apakah ini juga termasuk yang sudah beredar di Indonesia. Sebaiknya jika Anda memiliki mobil yang tersebut diatas, segera konsultasikan ke bengkel resmi langganan Anda. Memang bukan cacat yang signifikan, tapi Jeep kelihatannya tak mau main-main dengan keselamatan. 

BACA JUGA

Tags Terkait :
Jeep Compass Patriot Recall
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Daftar Harga
Daftar Harga JEEP Terbaru (September 2023)

Saat ini, kepemengangan merek Jeep di Indonesia dipegang oleh DAS.

2 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga JEEP Terbaru (April 2023)

Saat ini, kepemengangan merek Jeep di Indonesia dipegang oleh DAS.

2 tahun yang lalu


Berita
Jeep Indonesia Tampilkan Model Unggulan di Ajang IIMS 2023

Beberapa produk unggulan akan ditampilkan di booth Jeep.

2 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga JEEP Terbaru (Januari 2023)

Saat ini, kepemengangan merek Jeep di Indonesia dipegang oleh DAS.

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu