FIRST DRIVE: Honda Brio RS Dan Brio Satya Facelift 2016

FIRST DRIVE: Honda Brio RS Dan Brio Satya Facelift 2016

PT Honda Prospect Motor bulan April lalu baru saja meluncurkan versi facelift dari Honda Brio Satya dan meluncurkan satu buah varian baru yaitu Honda Brio RS. Varian facelift ini ternyata tidak hanya mendapatkan penyegaran pada interior dan eksterior tapi mesin juga ikut ditingkatkan sedikit performanya. 

Otodriver

Varian baru Honda Brio RS memiliki desain bumper sporty diikuti adanya side skirt yang memberikan kesan lebih rebah dengan jalanan. Kami suka dengan ubahan tampilannya ini. Sebenarnya desain bumper ini juga diaplikasikan pada Brio Satya. Perbedaannya terletak pada lampu utama depannya. Khusus untuk Brio RS dilengkapi dengan lampu proyektor yang mampu memberikan tampilan dengan kesan mewah. 

Brio RS dengan velg berukuran 15 inci

Mulai dari eksterior bagian belakang, ada sedikit perubahan lampu belakang dengan kelir merah yang lebih mendominasi. Berbeda dengan Honda Brio Satya, Brio RS memiliki desain pelek baru dan berdiameter 15 inci yang berarti lebih besar 1 inci dibanding Brio Satya. Merek bannya pun juga berbeda karena Brio RS disandingkan dengan Bridgestone Potenza 185/55 sedangkan Satya memakai Dunlop Ensave 175/55. 

Brio Satya belum dilengkapi dengan auto retract dan sein LED spion
Sein LED sudah terintegrasi dengan spion pada Brio RS

Selain itu ada juga yang memberikan sentuhan perbedaan antara Brio RS dan Brio Satya adalah seperti Rear Glass Garnish yang hanya ada pada Brio RS. Ditambah lagi Brio RS sudah dilengkapi dengan spion dengan auto retract dan lampu sein yang terintegrasi. Berbeda dengan Brio Satya yang masih dilipat secara manual dan belum dilengkapi dengan lampu sein LED. 

Dasbor baru, khusus untuk Brio RS dengan interior kelir hitam
Warna ivory pada Brio Satya facelift
Warna interior ivory pada Brio Satya

Masuk ke dalam kabinnya, Honda Brio hadir dengan desain dasbor yang baru sama seperti Honda BR-V, Honda Mobilio facelift. Memang Anda tidak bisa berharap banyak pada kualitas material dasbornya karena memang Honda masih menggunakan plastik keras. Selain itu yang menjadi pembeda lainnya, Brio RS diberikan sentuhan warna hitam untuk menciptakan suasana yang lebih sporty sedangkan Brio Satya diberikan warna ivory untuk menciptakan suasana yang lebih elegan.  

Headunit double din pada Brio Satya facelift

 

Perbedaan fitur pada bagian interior juga terjadi pada sistem infotainmentnya, karena Brio RS mendapatkan sistem audio touch screen dengan fitur radio, CD player, USB dan konektivitas iPod/iPhone. Sedangkan Brio Satya hanya dilengkapi dengan head unit double din regular yang dilengkapi dengan radio, CD Player dan juga USB yang mengakomodir konektivitas iPod/iPhone connectivity. 

Mesin pengalami peningkatan tenaga menjadi 90 dk

Honda memberikan mesin yang sama dengan Brio Satya yaitu mesin berkapasitas 1.200 cc i-VTEC SOHC. Mesin ini merupakan mesin yang sama dengan generasi Brio yang sebelumnya namun kini performanya ditingkatkan. Mesin generasi sebelumnya menghasilkan tenaga 88 dk dan torsi 108 Nm. Mesin ini  sekarang berubah menjadi 90 dk dan torsinya juga meningkat menjadi 110 Nm. Namun kami tak merasa Anda akan mampu mendeteksi penambahan akselerasinya karena memang terlalu kecil bedanya.  

Namun sebagai info, peningkatan tenaga ini didapatkan berkat konstruksi baru pada ruang silinder dan pada bagian main bearing crankshaft yang diberikan coating agar mengurangumi friksi atau gesekan. Selain itu juga ada Cooling Control Spacer dengan desain penyaluran cairan pendingin yang baru untuk menjaga tempratur mesin secara optimal. 

Selain itu Honda juga mengganti transmisinya pada varian otomatis menjadi CVT. Honda mengklaim bahwa dengan penggunaan CVT akan membuat Brio facelift ini menjadi lebih responsif dan irit bahan bakar. Tetapi kenyataannya saat kami ajak untuk melalui tanjakan dan tikungan tajam di jalur Puncak Cisarua memang terasa sedikit kewalahan dan membuat kami harus menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mengikuti ritme kecepatan.

Sedangkan di jalan datar di dalam kota, barulah transmisi ini menyenangkan karena kehalusannya. Memang, Brio disiapkan sebagai mobil untuk di dalam kota, bukan untuk medan ekstrem luar kota.

Soal handlingnya, Honda mengklaim bahwa Brio RS memiliki suspensi yang dibuat lebih kaku dengan penghitungan ulang pada damping force dan spring rate-nya. Tapi saat mencoba keduanya, perbedaan karakter suspensi ini tidak terlalu terasa berbeda secara signifikan. 

Honda Brio RS tersedia dua pilihan transmisi, manual yang dibanderol Rp 159,7 juta dan CVT Rp 174,7 juta. Sedangkan Brio Satya terdiri dari tiga varian, S manual dibanderol Rp 129,6 juta sebagai varian terendah kemudian E manual Rp 134,6 juta, dan E CVT Rp 149,6 juta. 

Data tes lengkap akan kami sajikan setelah kami meminjam mobil ini di Jakarta dalam jangka panjang. Dengan begitu kami akan bisa mendapatkan figur akselerasi, konsumsi BBM serta karakter pengendaraan yang lebih akurat. 

 

SPESIFIKASI  

Honda Brio Satya dan Honda Brio RS 

Kapasitas mesin     : 1.198 cc 

Jumlah silinder       : 4 

Tenaga maksimum : 90 dk / 6.000 rpm 

Torsi maksimum      : 110 Nm / 4.800 rpm 

Transmisi                  : CVT 

Penggerak                 : Front-wheel-drive 

 

PLUS 

Desain eksterior menarik 

Interior Brio RS berkarakter sport dengan warna hitam 

Transmisi CVT halus

Posisi mengemudi ergonomis di kelasnya 

MINUS 

Tak ada lagi varian 1.300 cc

Bagasi kecil

Kepraktisan penyimpanan terbatas

 

ABS menjadi fitur standar pada Brio RS dan Brio Satya E CVT

 

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com