OTODRIVER - Untuk antiasipasi peningkatan pengendara dengan kendaraan listrik semalam masa arus mudik dan arus balik tahun 2026 pihak PLN dikabarkan menambah jumlah SPKLU di seluruh negeri sampai 1,6 kali lebih banyak dibandingkan jumlah pada periode yang tahun lalu.
Tahun lalu PLN menyiagakan sekitar 3.529 unit SPKLU yang tersebar di sekitar 2.400 titik seluruh Indonesia.
Sejalan dengan itu sejumlah APM kendaraan listrik secara aktif juga menyiapkan layanan siaga, seperti juga dilakukan Jaecoo Indonesia yang menggelar program Lebaran Aftersales yang berlangsung pada 18–25 Maret 2026.
Layanan itu mencakup bantuan darurat 24/7 serta dukungan 14 dealer di berbagai wilayah Indonesia yang beroperasi pukul 08.30–16.30 WIB.
Pelanggan dapat menikmati berbagai fasilitas seperti free checking, perawatan berkala, perbaikan umum, hingga spooring agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Selain itu, dilakukan perluasan layanan spooring hingga 31 Maret 2026 di 25 jaringan dealer wilayah Sumatra, Jabodetabek, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Perpanjangan periode ini diharapkan memudahkan pelanggan melakukan pengecekan dan penyetelan kaki-kaki kendaraan agar tetap stabil dan aman selama menempuh perjalanan sebelum hingga sesudah Lebaran.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, memaparkan dalam keterangan resminnya bagaimana JAECOO J5 EV hadir sebagai solusi mobilitas yang telah dibuktikan langsung oleh para penggunanya secere spesifik perihal kemampuan fast charging, kabin yang luas, serta front trunk yang membantu saat membawa barang basah atau berbau tanpa mengganggu kenyamanan kabin.
Lebih lanjut, Jim Ma mengingatkan bahwa memiliki kendaraan yang mumpuni saja tidaklah cukup. Strategi perjalanan dan persiapan yang tepat, tetap menjadi kunci agar performa EV tetap optimal dan komponen baterai tetap terjaga selama perjalanan panjang.
Berikut beberapa tips menggunakan EV agar perjalanan tetap lancar, efisien, dan nyaman.
Pertama, lakukan pengecekan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Sejumlah titik perlu dicermati lebih detail seperti; tekanan ban, sistem kelistrikan, serta cairan pendingin (coolant).
Sebagai langkah antisipasi, pastikan juga kendaraan dilengkapi perlengkapan darurat seperti kotak P3K, segitiga pengaman, hingga alat pemadam api ringan (APAR) sudah tersedia di posisi yang mudah dijangkau.
Kedua, pahami pola pengisian daya dan gaya berkendara. Untuk menjaga kesehatan baterai selama mudik, sebaiknya isi daya sebelum kapasitas menyentuh 20 persen, dan manfaatkan pengisian AC Charging saat kendaraan parkir lama di rumah atau titik tujuan sehingga membantu menjaga usia pakai (life cycle) baterai dalam jangka panjang.

Disarankan memanfaatkan fitur regenerative braking pada Jecoo J5 EV. Fitur ini mampu untuk menangkap kembali energi saat pengereman dengan beberapa opsi pengaturan, seperti mode High yang cocok digunakan saat lalu lintas padat atau jalan menurun, serta mode Low yang lebih sesuai digunakan saat jalanan lancar atau di tanjakan.
Selanjutnya, maksimalkan fitur bantuan berkendara untuk perjalanan jauh yang lebih nyaman. Dalam hal ini seperti memanfaatkan fitur Adaptive Cruise Control (ACC) dan Traffic Jam Assist (TJA) guna membantu mengurangi kelelahan pengendara.

Tak lupa perhatikan fungsi Easy Move Mode, bisa dimanfaatkan saat kendaraan berada dalam posisi parkir paralel, sehingga mobil dapat didorong dengan lebih mudah ketika diperlukan. (EW)











