OTODRIVER - Curah hujan akhir-akhir ini memang silih berganti dengan teriknya mentari. Bodi mobil jadi lebih rentan kotor, begitu juga dengan area undercarriage yang hampir pasti akan berbalut sisa cipratan air yang berisi juga tanah ataupun lumpur.
Kalau mau praktis, tinggal bawa ke tempat cuci mobil. Tapi jika mau mencuci sendiri tak ada salahnya mengikuti sejumlah hal seperti tersampaikan di laman Hyundai Mobil Indonesia.
Ada satu hal menarik, tak banyak yang menyadari bahwa mencuci mobil bukan berarti butuh air dengan volume yang tak terukur sekaligus efektif dalam proses kerjanya.
Pertama, semprotkan air ke seluruh bagian mobil. Jika ada serangga atau kotoran burung yang mengering dan tidak ingin menggunakan penghilang serangga. Gunakan kain lap basah bersabun di tempat tersebut untuk melonggarkannya sembari mengerjakan bagian mobil lainnya.
Langkah selanjutnya, membersihkan lubang roda dan ban. Semprotkan dengan baik, lantas gunakan sikat roda dan air sabun untuk menggosok. Pastikan untuk membilas sikat sesering mungkin untuk menghilangkan pasir dan batu-batu kecil.
Perlu diperhatikan, mulailah mencuci mobil dari bagian atas. Kerjakan bagian-bagian kecil dengan menggunakan spons basah. Proses pembilasan perlu sering dilakukan agar sabun tidak segera mengering pada bodi mobil.
Keringkan mobil dengan menggunakan lap khusus ataupun handuk dengan gerakan menyapu panjang yang mengikuti kontur bodi mobil.
Alat pembersih yang terbuat dari silikon bermutu tinggi tersedia di beberapa toko perlengkapan mobil yang secara efektif menyerap air dan membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan mengeringkan dengan handuk.
Pengeringan penting untuk mencegah bercak dan goresan air. Air dengan kandungan mineral yang tinggi akan meninggalkan endapan kecil pada lapisan akhir mobil.
Terakhir, rawat area khusus sesuai kebutuhan. Termasuk di dalam kabin yang rentan menyimpan kotoran seperti remah makanan di sudut kabin maupun jok. (EW)












