Apakah  Mesin Turbo Lebih Rumit Ketimbang Non Turbo?

Apakah Mesin Turbo Lebih Rumit Ketimbang Non Turbo?

Mobil bermesin turbo kini mulai bertebaran di Indonesia. Bahkan, tak hanya mobil mewah, kini mobil kelas mmenengah pun sudah banyak mengaplikasi mesin dengan teknologi tersebut.

Lantas, mungkin masih banyak yang awam dengan mesin turbo, terutama dalam hal perawatan. Lantas, apakah ada perbedaan merawat mesin turbo dengan mesin non turbo?

Sumarmin selaku kepala mekanik dealer Auto 2000 Cilandak menjelaskan bahwa ternyata perawatan mobil turbo tidak perlu perhatian khusus jika dibandingkan dengan mesin non turbo.

“Perawatan dengan mesin turbo bawaan pabrik secara umum sama saja seperti mesin tanpa turbo. Seperti perawatan berkala setiap 6 bulan sekali atau sesuai dengan standar perawatan pabrik. Kemudian penggantian oli rutin, pengecekan kebocoran selang, sistem pendingin dan filter udara,” ujar Sumarmin ketika dihubungi oleh tim OtoDriver (7/1).

Sumarmin juga menegaskan bahwa bagi konsumen yang menggunakan mobil bermesin turbo tidak perlu khawatir, karena tinggal mengikuti buku petunjuk servis yang ada.

“Tidak lebih rumit (dibandingkan mobil tanpa turbo). Ikuti buku servis saja, aman,” papar Marmin.

Namun demikian, ungkapan lama tentang bertambahnya perangkat berarti bertambah pula potensi masalah sepertinya akan tetap berlaku. Penambahan perangkat turbo artinya membuat mesin menjadi lebih komplek dan punya potensi masalah tambahan."Mungkin kalo relatif baru tidak akan menjadi masalah, namun jika sudah mulai berumur, saya kira beberapa permasalahan akan mulai menyertai," terang Edward Adiwinata dari Razer Workshop di bilangan blok S, Jakarta Selatan. "Salah satu perangkat yang mungkin jadi perhatian adalah turbo itu sendiri, karena turbinnya berputar hingga puluhan ribu rotasi, jauh di atas putaran mesin. Sehingga punya potensi terjadi wear (aus) tinggi," sambungnya. 

Walau demikian Edward mengatakan bahwa perubahan selalu ada dan kehadiran mesin turbo merupakan suatu yang akan terjadi. 'Turbo memberikan efisiensi dan ujungnya adalah mobil dengan tingkat polusi yang lebih rendah," jelasnya.

Diprediksikan akan semakin banyak mobil bermesin turbo yang akan hadir di Indonesia. Sebagai contoh Nissan Magnite yang baru-baru ini hadir di Indonesia telah dilengkapi dengan mesin mungil tapi dilengkapi dengan turbo.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 

Bagikan

Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com