Yang Harus Dilakukan di Lampu Merah Versi Pakar Mengemudi

Yang Harus Dilakukan di Lampu Merah Versi Pakar Mengemudi

Apa yang dilakukan pada transmisi mobil saat kita berhenti menunggu lampu merah? Apakah membiarkan mobil dalam posisi netral kemudian menginjak pedal rem, atau malah memindahkan tuas transmisi ke posisi P (parking) untuk mobil matik?

“Mengaktifkan (menginjak atau menarik) rem parkir (E-Brake) saat mobil berhenti di lampu merah kurang tepat. Dalam kondisi tersebut pengemudi seharusnya cukup menginjak rem saja,” terang Sonny Susmana Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) saat dihubungi beberapa waktu silam. “Demikian juga dengan memposisikan transmisi ke posisi P,” tambahnya.

Menurutnya hal ini justru membuat pengemudi jadi kurang waspada terhadap lingkungan sekitar. Dengan mengaktifkan e-brake atau P pada mobil matik akan membuat kecenderungan bagi pengemudi menurunkan kewaspadaan terhadap sekelilingnya dan reflek pengemudi akan turun, padahal masih di area yang rawan. “Bagaimananpun juga posisi kita ada di jalan raya yang butuh konsentrasi dan tanggung jawab penuh,” lanjutnya.

“Cukup dengan memposisikan tuas transmisi pada posisi netral dan diikuti dengan menginjak rem. Lampu rem akan nyala dan hal ini menjadi sinyal bagi kendaraan di belakang bahwa Anda dalam posisi siaga dan berhenti,” sambung pakar mengemudi ini.

Namun demikian, Sonny mengatakan bahwa pendapatnya ini memang belum menjadi kesepakatan bersama. Di beberapa negara menganjurkan untuk menggunakan e-brake selama berada di lampu merah. Contohnya di Inggris mengajurkan untuk menggunakan e-brake lantaran lampu rem tidak nyala dan tidak menyilaukan pengemudi di belakangnya.

“Tapi jika kita lihat kondisi lalu lintas di Indonesia dengan populasi sepeda motor yang sedemikian besar, jadi cukup alasan untuk menggunakan skeneario terburuk yakni dengan mengginjak rem mobil tanpa harus mengaktifkan e-brake,” tutupnya.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com