Penggantian Oli Perhatikan Running Engine Hours

Penggantian Oli Perhatikan Running Engine Hours

Mengganti oli mobil adalah salah satu aktivitas wajib bagi para pemilik kendaraan roda empat. Biasanya patokan jarak tempuh, setiap 5.000 km - 10.000 km, jadi acuan mayoritas pemilik mobil untuk mengganti pelumas mesin.

Hal ini pun sesuai dengan keterangan yang tertera di buku servis. Namun sebenarnya ada keterangan tambahan berupa patokan penggantian oli berdasar waktu. Menurut Pendiri Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif Indonesia (FK3O), M Wahab S pemilik kendaraan sebaiknya mempertimbangkan runningenginehours alias waktu operasional mobil termasuk waktu saat mobil dihadang kemacetan.

 

"Mengganti oli itu bukan hanya berdasar jarak, tapi juga waktu atau berapa jam kita gunakan mobil dalam satu hari, dikalikan per bulan," kata Wahab. "Mobil dengan pemakaian 5 ribu km sebulan, tentu akan berbeda rekomendasi penggantiannya dengan mobil yang hanya digunakan 20 km atau 600 km sebulan," tambahnya.

Lebih lanjut Wahab menyarankan untuk mobil yang sering terjebak macet agar memberi kelonggaran dan mengganti oli lebih cepat.

"Contohnya kalau mobil stop and go, mobil sering berhenti, itu mesin kan tetap bekerja. Artinya kalau ganti misal harus 5.000 ya, kita harus turunkan patokannya. Jadinya maksimal 5.000 km jangan lebih," ucap dia.

Terakhir dia juga mengingatkan kalau cuaca dan suhu juga memengaruhi waktu penggantian oli. Pada suhu lingkungan yang cenderung rendah, di bawah 20 derajat pelumas punya kecenderungan lebih awet dan dapat berthan lebih lama.

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com