BerandaMobilityTruk

Potensi Pasar Truk Logistik Terus Tumbuh, DCVI Ungkap Tantangan Makin Ketat dari Merek China

Pasar truk logistik Indonesia 2026 terus tumbuh didorong e-commerce dan industri, meski persaingan merek China semakin ketat di segmen rigid menurut DCVI.
Truk
Penulis: Ilham Pratama
Rabu, 29 Juli 2026 11:30 WIB
Truk - Potensi Pasar Truk Logistik Terus Tumbuh, DCVI Ungkap Tantangan Makin Ketat dari Merek China

Truk Mercedes-Benz (Foto : Otodriver)

Bagikan ke:

OTODRIVER – Pertumbuhan sektor logistik dan pergudangan menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya permintaan kendaraan niaga di Indonesia.

Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menilai pergeseran kebutuhan angkutan barang membuat pasar truk nasional kini semakin didominasi model rigid untuk kebutuhan distribusi, meski di saat yang sama persaingan dengan merek asal China juga semakin ketat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Workshop Karoseri Truk dan Kunjungan Pabrik Mercedes-Benz Truk di Cikarang, Selasa (28/7).

Market Research DCVI, Siti Salma Hasanah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih memberikan prospek positif bagi industri kendaraan komersial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi nasional pada 2026 tumbuh 5,61 persen dengan sektor transportasi dan pergudangan menjadi penyumbang tertinggi sebesar 8,04 persen.

Selain itu, sektor perdagangan tumbuh 6,26 persen, konstruksi 5,4 persen, industri pengolahan 5 persen, dan pertanian 4,9 persen. Sementara itu, sektor pertambangan justru mengalami kontraksi 2,1 persen. Di sisi lain, tingkat inflasi yang berada di angka 3,34 persen masih dinilai sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Salma, perkembangan industri e-commerce turut mendorong pembangunan gudang dan pusat distribusi (distribution center) di berbagai daerah. Kondisi tersebut meningkatkan aktivitas distribusi barang dan jasa ekspedisi sehingga kebutuhan armada logistik ikut bertambah.

Foto - Potensi Pasar Truk Logistik Terus Tumbuh, DCVI Ungkap Tantangan Makin Ketat dari Merek ChinaTruk Mercedes-Benz (Foto : Otodriver/Ilham Pratama)

"Pembangunan kawasan industri di berbagai wilayah juga memberikan dampak positif terhadap sektor manufaktur. Selain itu, proses otomatisasi di sektor transportasi dan pergudangan terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi distribusi," ujarnya.

Pada semester pertama 2026, pasar kendaraan komersial Indonesia tercatat mencapai 35.151 unit. Dari jumlah tersebut, segmen truk rigid untuk logistik seperti truk boks mendominasi dengan pangsa 58,6 persen.

Sebaliknya, pangsa pasar truk tipper, termasuk dump truck, turun menjadi 19,3 persen. Penurunan ini dipengaruhi pergeseran aktivitas menuju sektor logistik, regulasi pertambangan yang semakin ketat, serta meningkatnya penggunaan truk asal China. Sementara itu, segmen tractor head relatif stabil dengan kontribusi 22,1 persen.

Meski prospek pasar dinilai masih menjanjikan, DCVI mengakui persaingan industri kini semakin berat. Salma mengatakan produsen truk asal China mulai agresif memasuki segmen logistik yang selama ini menjadi pasar utama sejumlah merek mapan.

"Persaingan saat ini tidak hanya dari sisi harga, tetapi juga kualitas produk yang ditawarkan. Hal tersebut menjadi tantangan baru bagi seluruh pemain di industri kendaraan niaga," tutupnya. (IP)

#dvci #mercedes-benz

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.