Bus-Truck – Elektrifikasi di bidang otomotif mulai merambah ke ranah kendaraan komersial. Termasuk di dalamnya adalah kendaraan yang digunakan untuk areal pertambangan dan Perkebunan. Sosok dobel kabin bertenaga setrum pun muncul membuat penetrasi ke segmen ini.
JAC T90 Trekker menjadi pionir eksistensi dobel kabin berpenggerak listrik murni di Indonesia. Product and After Sales Head JAC Motor Indonesia, Edo Putro mengatakan bahwa dobel kabin EV merupakan segmen yang belum tergarap dan punya potensi besar untuk berkembang.
JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
“Kendaraan niaga EV punya banyak keunggulan mulai dari bebas dari ketergantungan bahan bakar terutama diesel, biaya operasional yang rendah, torsi instan yang melimpah, ramah lingkungan dan punya sistem pajak yang ringan,” ungkap Edo saat ditemui di bilangan Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (09/04/2026).
Dari sisi spesifikasi, Trekker T90 menggunakan ladder frame sebagai pondasinya. Mobil ini adalah kendaraan berpenggerak 4x4 sejati yang menggandalkan dua motor listrik untuk menggerakkan roda depan dan belakang.
Motor listrik yang menggerakkan roda depan berkekuatan 70kW (94 Hp)/ 176 Nm dan motor listrik 150 kW (201 Hp)/340 Nm di roda belakang.
JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Sedangkan untuk sumber tenaga mengandalkan baterai LFP berkepasitas 88,02 KWh. Dengan bobot kotor (GVW) mencapai 3260 kg, ia mampu menjangkau jarak 344,5 km (klaim JAC).
Dari sisi kaki-kaki, bagian depan menggunakan sistem independen dengan per keong, sedangkan di belakang menggunakan jenis rigid axle dan per daun.
Untuk mendukung kemampuan on-road dan off-roadnya, T90 EV dibekali dengan drive mode, termasuk drive mode untuk kondisi jalan 4x4 yang diwakili oleh snow dan off-road.
“Mode snow biasa digunakan saat mobil melibas medan lumpur yang licin. Karakternya mirip-mirip salju,” imbuh Edo. “Untuk melakukan shift on fly, dari penggerak 4x2 ke 4x4 atau sebaliknya tidak harus berhenti, alias bisa dilakukan sembari jalan,” tambahnya.
JAC Trekker T9 EV punya drive mode untuk on-road dan off-road(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)
Di bagian kabin, sepertinya JAC memberikan opsi yang canggih untuk kelas kendaraan pekerja, seperti touch screen 10,4 inci dan cluster instrument dasbor digital berukuran 5 inci.
“Sejauh ini kami juga sudah melakukan pengujian mobil ini di medan berat dan hasilnya cukup baik. Namun memang harus ada penyesuaian untuk menyelaraskan dengan karakter mobil listrik, khususnya di medan off-road. Untuk itu kami memberikan training terlebih dulu mengenalkan karakter mobil ini pada pengemudi,” tutupnya. (SS)










