OTODRIVER - Vinfast Indonesia pekan ini (5/3) secara resmi berkolaborasi dengan dua operator penyedia solusi transportasi yaitu PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh, dalam pengadaan total 20.000 unit.
Masing-masing operator berkomitmen untuk mengoperasikan 10 ribu unit hingga akhir tahun 2027, sementara yang lain akan memenuhi seluruh pesanan sampai tahun 2028.
Secara umum ada dua model yang akan terpilih adalah Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV 7-penumpang). Mayoritas pesanan kali ini adalah untuk model Limo Green.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, di sela inagurasi acara menyebutkan bahwa di antara kedua model tadi juga akan terselip sejumlah model Vinfat yang lain mengingat jenis pelayanan yang dijalankan oleh kedua operator tadi cukup beragam.
Selain itu, masih menurut Kariyanto, seperti umumnya operator kendaraan komersial yang memakai produk Vinfast juga mengandalkan opsi berlangganan baterai.
Karena pilihan ini dianggap mereka bisa menepis rasa khawatir soal durabilitas baterai meskipun frekuensi pemakaian kendaraan akan tinggi.

Baik Nerio Green dan Limo Green merupakan bagian dari lini Green, yang dikembangkan dan dioptimalkan Vinfast secara spesifik untuk segmen operasional layanan komersial.
Karena jumlah pesanan tersebut terbilang besar, tentu butuh pasokan unit yang juga besar, kembali Kariyanto menjelaskan bahwa pesanan fleet tersebut akan dipasok dari unit produksi Vinfast yang ada di wilayah Subang, Jawa Barat.
Perihal pabrik yang diresmikan pada Desember 2025 lalu itu sedang menjalani beragam proses pengujian produksi, seperti kembali diungkapkan oleh Kariyanto, untuk produksi perdana ditargetkan mulai bulan April 2026.
Dipungkaskan olehnya bahwa ada tiga model yang akan masuk jalur produksi awal ini yaitu VF3, Limo Green, dan MPV7. (EW)











