OTODRIVER – Rumor mengenai penyegaran Toyota Kijang Innova Zenix telah merebak sejak beberapa waktu lalu.
Kendati belum ada informasi resmi dari Toyota, sejumlah informasi mengenai refreshment pada salah satu tulang punggung penjualan Toyota di Indonesia ini mulai beredar dari sumber lainnya.
“Zenix akan mendapatkan facelift pada Oktober mendatang dan akan mendapatkan ‘wajah’ baru dan juga baterai baru,” terang pemberi informasi yang enggan disebutkan identitasnya kepada Otodriver.
“Dari sisi wajah akan membawa bahasa desain baru Toyota yang sudah kita lihat pada Hilux generasi terbaru. Bakal ada elemen desain Hilux yang disadur untuk Innova, terutama pada desain grille,” terangnya.
“Facelift ini berlaku baik untuk varian konvensional maupun hybrid,” lanjutnya.
Jika informasi tersebut benar, perubahan paling mudah dikenali nantinya berada di bagian depan. Desain grille dan fascia Zenix disebut bakal mengadopsi bahasa desain yang lebih segar, mengikuti arah desain Toyota terbaru seperti yang sudah diterapkan pada Hilux.
Sementara untuk interior, sumber tersebut belum menyebutkan detail perubahan. Namun, ia memastikan bakal ada sejumlah improvement untuk membuat kabin Zenix semakin modern dan nyaman.
Baterai Berganti Pemasok
Menariknya, penyegaran Zenix juga disebut menyentuh sektor elektrifikasi.
“Baterainya akan disuplai oleh baterai yang dibuat dari kerja sama Toyota dan CATL. Ini menggantikan baterai lama yang disuplai dari Panasonic. Dan baterai baru ini sudah dibuat lokal,” sambungnya.
Informasi tersebut cukup menarik lantaran Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada April 2026 memang telah mengumumkan kerja sama strategis dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL).
Melalui kerja sama tersebut, Toyota menyiapkan investasi Rp1,3 triliun untuk memperkuat ekosistem baterai kendaraan elektrifikasi di Indonesia. TMMIN juga menyebut saat ini telah memiliki lini produksi battery pack di Karawang yang digunakan untuk Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV dan Yaris Cross HEV.
Toyota juga berencana meningkatkan kemampuan produksi dari sekadar perakitan battery pack hingga produksi sel dan modul baterai secara lebih menyeluruh di Indonesia.
Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi Toyota bahwa Zenix facelift akan langsung menggunakan baterai hasil kerja sama dengan CATL. Begitu pula mengenai penggantian pemasok dari Panasonic ke CATL, informasi tersebut masih berasal dari sumber yang dikutip.
Mengenai jenis baterai yang digunakan, sepertinya teknologi yang dipakai masih sama, yakni Nickel-Metal Hydride (Ni-MH).
Saat ini Kijang Innova Zenix HEV memang menggunakan baterai Ni-MH yang ditempatkan di bawah jok depan. Toyota menyebut baterai tersebut berkapasitas 6,5 Ah.
“Pada saat ini masih menggunakan Ni-MH, namun nantinya bakal beralih ke Lithium-Ion seperti yang digunakan pada Yaris Cross HEV. Hanya saja sepertinya hal tersebut baru akan terjadi beberapa waktu ke depan,” terangnya lebih lanjut.
Artinya, apabila informasi tersebut akurat, perubahan pemasok baterai pada tahap awal belum tentu sekaligus mengubah teknologi baterai Zenix dari Ni-MH menjadi lithium-ion.

Pertama Hadir 2022
Kijang Innova Zenix pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 21 November 2022. Model ini merupakan Kijang generasi ketujuh sekaligus membawa perubahan besar dibanding Innova sebelumnya.
Zenix menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) GA-C dengan konstruksi monokok dan penggerak roda depan (FWD), meninggalkan konstruksi ladder frame dan penggerak roda belakang yang digunakan Innova generasi sebelumnya.
Yang tidak kalah penting, Zenix menjadi Kijang pertama yang menawarkan teknologi hybrid. Bahkan, Toyota menyebut Kijang Innova Zenix HEV sebagai model elektrifikasi pertama Toyota Indonesia yang diproduksi secara lokal dan kemudian diekspor ke sejumlah negara.
Untuk versi hybrid, Zenix mengandalkan mesin M20A-FXS berkapasitas 1.987 cc, empat silinder, dengan tenaga mesin 152 PS pada 6.000 rpm dan torsi 187 Nm.
Mesin tersebut dipadukan motor listrik bertenaga 113 PS dengan torsi 206 Nm. Kombinasi sistem hybrid tersebut menghasilkan tenaga maksimum sistem sekitar 186 PS.
Setelah hampir empat tahun hadir di Indonesia, penyegaran yang dikabarkan akan dilakukan pada Oktober 2026 ini bakal menjadi facelift pertama Kijang Innova Zenix sejak diperkenalkan pada 2022.
Jika benar terealisasi, menarik untuk melihat seberapa jauh perubahan wajah Zenix nantinya. Apalagi Toyota tampaknya mulai membawa bahasa desain Hilux terbaru ke model penumpangnya.
Menariknya, bukan hanya wajah yang berubah. Jika informasi mengenai baterai tersebut benar, Zenix facelift juga bisa menjadi penanda babak baru lokalisasi teknologi baterai Toyota di Indonesia. (SS)











