OTODRIVER - Trend SUV mini dari brand-brand kuat sepertinya tengah berlangsung. Toyota telah menghadirkan versi Land Cruiser termungilnya, Land Cruiser FJ yang sempat disebut sebagai Baby Land Cruiser.
Selain itu Mercedes-Benz juga tengah mempersiapkan mini G-Class yang konon akan dihadirkan tak lama lagi dan kemudian muncul nama Land Rover yang juga disebut-sebut tengah menyiapkan Defender Mini.
Mengenai rencana Land Rover tersebut sebenarnya sudah mulai tercium sejak 2024 silam. Sepertinya brand Anglosaxon itu saat ini tengah mendapatkan momentum untuk memberikan kepastian rencana mereka mengenai mobil ini.
Dalam perbincangan dengan Autocar, direktur Land Rover, Mark Cameron, mengkonfirmasi bahwa Defender yang lebih kecil masih dalam perjalanan. Ia mengatakan bahwa SUV kompak ini bakal punya kemampuan yang hampir sama mumpuninya dengan saudaranya yang lebih besar.

Kehadirannya akan menjadi kendaraan kedua dalam sub-bradn Defender yang baru didirikan. Sub brand Defender dihadirkan sebagai jajaran SUV yang berfokus pada off-road.
Defender akan memiliki bahasa desainnya sendiri dan juga pengembangan performa yang terpisah dari label di bawah Land Rover lainnya seperti Range Rover.
Menurut Cameron, tujuan yang lebih luas adalah untuk memposisikan Defender sebagai “merek gaya hidup mewah”.
"Kami memiliki portofolio satu model dengan beberapa varian. Setidaknya "tujuh hingga 10 tahun ke depan untuk membangun seluruh portofolio merek ini," lanjutnya
Meskipun sebagian besar detail penting masih dirahasiakan, Defender kompak ini diharapkan akan menggunakan platform Electric Modular Architecture (EMA) milik JLR, yang akan menjadi dasar beberapa SUV listrik mendatang.

Dengan demikian Defender mini ini akan sepenuhnya bertenaga listrik. Kemungkinan akan menggunakan konfigurasi motor ganda, dengan penggerak semua roda standar.
Dari segi ukuran, Defender Mini diperkirakan ukurannya akan setara dengan G-Class mini Mercedes-Benz.
Kendati bakal sepenuhnya bertenaga setrum murni. Namun, Land Rover menegaskan bahwa model kompak ini akan tetap punya kemampuan off-road sejati.
Kemampuan off-road ini menjadi satu ciri penting dari Defender Mini EV. “Tugas saya adalah memastikan kita mempertahankan DNA Defender. Jika tidak, kita hanya akan menjadi merek SUV biasa, dan sudah banyak merek seperti itu,” tuntasnya. (SS)








