OTODRIVER - Changan resmi meluncurkan CS75 Plus untuk pasar Tiongkok. SUV medium dengan mesin hybrid ini diklaim memiliki teknologi di atas rata-rata rivalnya.
Belakangan, pabrikan otomotif asal Tiongkok mulai serius menggarap segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV) konvensional.
Segmen ini merujuk pada kendaraan yang mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik dengan baterai kecil yang tidak bisa diisi daya dari luar.
Langkah ini diambil oleh sejumlah merek seperti Changan, Chery, hingga Geely sebagai respons atas mulai dikuranginya subsidi pemerintah untuk kendaraan listrik murni seperti BEV, PHEV, dan EREV.

CS75 Plus HEV sendiri merupakan varian elektrifikasi dari generasi keempat model bermesin bensin. Secara tampilan, pembeda utamanya terletak pada grille berukuran besar dengan aksen bilah miring yang memberikan karakter lebih tegas.
Dimensinya tetap dipertahankan, yakni panjang 4.770 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.695 mm, dengan wheelbase mencapai 2.800 mm. Mobil ini hadir dengan konfigurasi lima penumpang serta sudah dibekali sistem continuous damping.
Masuk ke dalam kabin, desainnya mengusung tata letak modern dengan tiga layar yang menyatu di bagian tengah dashboard. Tuas transmisi ditempatkan di belakang setir tiga palang.
Sementara pada bagian konsol tengah, tersedia dua wireless charger, sepasang cup holder, serta tombol fisik dalam jumlah terbatas untuk kemudahan pengoperasian.
Untuk sistem penggerak, Changan menyematkan arsitektur hybrid terbaru mereka yang disebut iDE-H. Jantungnya adalah mesin bensin 1.500 cc turbo yang menghasilkan tenaga 148 hp.
Mesin ini mengadopsi teknologi injeksi langsung 500 bar, rasio kompresi tinggi 16:1, serta tingkat resirkulasi gas buang mencapai 30 persen.
Efisiensi termalnya diklaim mencapai 44,28 persen, memang masih di bawah mesin BHE terbaru milik Geely yang sudah menyentuh 48,41 persen, namun angka tersebut tetap tergolong impresif.
Mesin ini kemudian dipadukan dengan motor listrik bertenaga 241 hp, yang mendapat suplai energi dari baterai lithium ternary berkapasitas 1,7 kWh.
Changan CS75 Plus sendiri sebelumnya sudah dipasarkan di beberapa negara, seperti Mesir, Timur Tengah, hingga beberapa Negara di Eropa Timur.
Jika hadir di Indonesia, model ini bisa menjadi lawan Tangguh dari Haval H6, Chery Tiggo 8 CSH, dan juga Jaecoo J7. (AW)










