OTODRIVER - Li Auto resmi meluncurkan SUV flagship terbaru mereka, yakni Li Auto L9.
Mobil ini hadir dalam dua varian, Ultra dan Livis, dengan banderol mulai dari 459.800 yuan atau sekitar Rp 1,1 miliaran hingga 509.800 yuan atau setara Rp 1,2 miliaran.
Khusus varian Livis, mobil ini sudah dibekali suspensi aktif 800V serta sistem chassis full wire-controlled.
Secara desain, Li Auto L9 terbaru masih mempertahankan karakter gagah khasnya, namun dengan sejumlah penyempurnaan detail.
Lampu LED “Star Ring” kini tampil lebih seamless dan mendukung pencahayaan tiga warna.
Dikombinasikan dengan lampu utama ADB matrix serta teknologi Ultra-Wideband (UWB), sistem pencahayaan mobil dapat memberikan interaksi visual saat pengemudi mendekat.

Dimensi SUV ini panjang 5.255 mm, lebar 2.000 mm, tinggi 1.810 mm, serta wheelbase mencapai 3.125 mm.
Proporsi eksterior juga dibuat lebih dinamis melalui pemangkasan overhang depan sejauh 30 mm dan penambahan overhang belakang 40 mm, dipadukan velg 22 inci.
Masuk ke kabin, perubahan besar hadir pada sisi digitalisasi. Tata letak dual-screen sebelumnya kini digantikan layar panoramic ultra-wide 29 inci dengan rasio screen-to-body mencapai 92,4 persen.
Varian tertinggi mobil ini sudah dilengkapi empat sensor LiDAR dan dua chip “Mach 100” berbasis proses 5 nm hasil pengembangan internal.
Kombinasi tersebut menghasilkan kemampuan komputasi total hingga 2.560 TOPS untuk mendukung fitur Navigation on ADAS (NOA) di berbagai kondisi jalan, baik tol maupun area perkotaan di seluruh Tiongkok.
Pada sektor kaki-kaki, suspensi aktif 800V memungkinkan tiap roda bekerja secara independen untuk meminimalkan gejala brake dive maupun body roll saat bermanuver.
Selain itu, sistem chassis full wire-controlled juga mencakup teknologi steer-by-wire dan electromechanical braking (EMB).
Adanya fitur four-wheel steering membuat SUV besar ini memiliki radius putar hanya 5,3 meter.
Li Auto L9 terbaru menggunakan mesin range extender 1.500 cc turbo generasi ketiga yang dipadukan sistem penggerak all-wheel-drive dual motor pintar.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total 563 hp dengan torsi puncak 710 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dapat dituntaskan dalam waktu 4,9 detik.
Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 72,7 kWh. Dalam pengujian CLTC, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 420 km dalam mode EV murni dan total jarak gabungan mencapai 1.650 km.
Li Auto L9 juga mendukung teknologi pengisian cepat 5C dengan daya puncak 420 kW, sehingga pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu 10 menit.
Saat baterai habis, konsumsi bahan bakar menurut standar WLTC diklaim mencapai 6,3 liter per 100 km, atau sekitar 20 persen lebih efisien dibanding model sebelumnya. (AW)











