OTODRIVER – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, memastikan akan memperluas lini produknya di Indonesia melalui merek premiumnya, Denza. Salah satu model yang dipastikan hadir tahun ini adalah Denza Z9GT, sementara SUV listrik Denza B5 masih dalam tahap pertimbangan.
President Director BYD Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan bahwa Denza B5 sebenarnya sudah mendapat perhatian besar sejak pertama kali ditampilkan kepada publik di Indonesia.
Menurutnya, SUV listrik tersebut memperoleh respons positif dari pengunjung saat diperkenalkan pada Februari lalu di ajang BCA Expo.
“Setelah debut di Februari di BCA Expo, mobil ini mendapatkan banyak atensi dari pengunjung. Sudah banyak calon konsumen yang menanyakan kapan Denza B5 akan dirilis,” ujar Zhao di Jakarta, Senin (9/3).
Meski begitu, Zhao menyebut pihaknya masih mempelajari peluang peluncuran model tersebut di pasar Tanah Air.
“Kami sangat serius melihat kemungkinan model ini meluncur di Indonesia,” katanya. Namun ia belum mengungkapkan waktu pasti peluncuran SUV listrik tersebut.
Sementara itu, BYD memastikan bahwa model flagship Denza, yakni Denza Z9GT, akan resmi diluncurkan di Indonesia pada tahun ini.
Zhao mengungkapkan bahwa peluncuran mobil tersebut dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2026.
“Kami konfirmasi Denza Z9GT akan meluncur tahun ini di Indonesia. Namun bukan di semester pertama, melainkan semester kedua,” jelasnya.

Denza Z9GT generasi kedua hadir dengan struktur bodi ringan terbaru yang dikembangkan oleh BYD. Mobil ini diklaim mampu menawarkan jarak tempuh hingga 1.036 km dalam sekali pengisian daya.
Model tersebut juga dibekali teknologi baterai terbaru, yakni Blade Battery generasi kedua yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus keselamatan.
Untuk mengelola suhu baterai, BYD mengembangkan teknologi “Lithium-Ion High-Speed Channel” serta sistem manajemen termal cerdas yang disebut “Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System”. Teknologi ini bertujuan meminimalkan panas internal sekaligus memaksimalkan pembuangan panas dari baterai.
BYD menyebut inovasi tersebut sejalan dengan filosofi perusahaan bahwa keselamatan merupakan kemewahan tertinggi pada kendaraan energi baru.
Terkait rumor kehadiran versi plug-in hybrid dari BYD M6, Zhao belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.
Menurutnya, saat ini model M6 yang dipasarkan di Indonesia masih berstatus kendaraan listrik murni.
“Sekarang M6 masih EV. Kami belum mendapatkan banyak informasi untuk bisa berkomentar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jika ada perkembangan penting mengenai produk baru BYD di Indonesia, perusahaan akan menyampaikannya secara resmi kepada media. (IP)
#byd #byd-denza #denza-d9gt #byd-m6 #denza-b5 #mobil-baru-byd










