OTODRIVER – Terdapat selentingan bahwa Toyota Kijang Innova Zenix bakal mendapatkan facelift Oktober mendatang. Memang belum ada pernyataan resmi dari Toyota, namun faktanya Kijang Innova Zenix merupakan pendobrak tradisi lawas Kijang dari sebuah kendaraan penumpang yang dibangun di atas sasis tangga menjadi kendaraan di atas struktur monokok.
Hal ini merupakan perubahan terbesar bagi sebuah Kijang. Selain itu Innova menjadi Kijang pertama yang menggunakan penggerak roda depan (FWD).
Menariknya, Zenix juga punya sejumlah fakta yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut lima di antaranya.
1. Cuma Diproduksi di Dua Negara
Toyota Kijang generasi ketujuh ini hanya diproduksi di dua negara: Indonesia dan India. Di India, namanya bukan Zenix, melainkan Innova HyCross.
Mengutip dari TMMIN Newsroom, produksi Kijang Innova Zenix di Indonesia dimulai pada 21 November 2022 di pabrik TMMIN Karawang, Jawa Barat, dengan nilai investasi Rp4,2 triliun. Zenix HEV pada tahap awal dikirim ke 13 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin sebagai ekspor model elektrifikasi pertama Toyota Indonesia, dengan rencana ekspor keseluruhan Innova generasi baru ke lebih dari 40 negara.
Sementara di India, Autocar India melaporkan Innova HyCross resmi meluncur pada 25 November 2022 alias empat hari setelah debut global Zenix di Indonesia dan diproduksi oleh Toyota Kirloskar Motor.
Jadi, meski sangat Indonesia, Zenix sebenarnya punya paspor global.
Sebagai perbandingan, Innova dengan platform IMV dibuat di Indonesia, India, Vietnam, Filipina dan Malaysia.

2. Platformnya Satu Keluarga dengan Voxy
Ini salah satu perubahan paling besar pada Innova. Zenix tidak lagi menggunakan konstruksi ladder frame seperti Innova generasi sebelumnya, melainkan beralih ke platform monokok TNGA-C dengan konfigurasi mesin melintang dan penggerak roda depan.
Autocar India secara konsisten melaporkan bahwa Innova HyCross menggunakan platform TNGA-C yang sama dengan Toyota Voxy, minivan yang dijual di pasar global, dengan klaim pengurangan bobot hingga 200 kg dibandingkan platform lama. Konstruksi ini jauh berbeda dari Innova Crysta (nama Innova generasi sebelumnya di India) yang masih memakai ladder frame dan penggerak roda belakang.
Media India The Automotive India bahkan mencatat pengembangan Innova HyCross dipimpin oleh chief engineer Hideki Mizuma, yang sebelumnya juga menangani Toyota Noah dan Voxy, sehingga kemiripan desain dan platform antar-model tersebut bukan kebetulan.
Perubahan ini membuat Zenix meninggalkan karakter RWD yang selama ini menjadi ciri khas Innova.

3. Punya Saudara Kembar Bernama Suzuki Invicto
Zenix juga punya saudara dengan logo berbeda. Di India, Toyota Innova HyCross dijual pula oleh Maruti Suzuki dengan nama Suzuki Invicto.
Menurut Autocar India, Invicto pada dasarnya adalah versi rebadge dari Innova HyCross, hasil kolaborasi Toyota dan Maruti Suzuki, dan diproduksi di pabrik Toyota di Bidadi. Mobil ini hanya ditawarkan dengan powertrain strong hybrid 2.0 liter berkode M20A-FXS yang menghasilkan tenaga gabungan 186 hp, dipadukan transmisi e-CVT, dan dijual eksklusif lewat jaringan diler premium Nexa milik Maruti Suzuki.
Dengan kata lain, konsumen India bisa mendapatkan mobil yang basisnya sangat dekat dengan Innova HyCross, tetapi memakai merek Suzuki.

4. Ada Sentuhan Engineer Indonesia
Nah, bagian ini cukup membanggakan. Siaran resmi TMMIN Newsroom yang sama menyebut Kijang Innova Zenix "dibidani oleh 120 engineers lokal" yang dibekali beragam keahlian, sebagai bagian dari filosofi Toyota Indonesia "We Make People Before We Make Product".
Bukan cuma membantu proses produksi, TMMIN menegaskan para engineer Indonesia berkontribusi secara aktif dan integral dalam setiap tahap pengembangan, termasuk di lini produksi. Produksi Zenix juga menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja baru dan melibatkan lebih dari 100 pemasok lokal, dengan perakitan baterai hybrid yang dilakukan secara lokal di Karawang.
Jadi kalau ada pertanyaan, "Zenix sebenarnya dikembangkan di mana?", jawabannya bukan hanya Jepang. Toyota menyebutnya sebagai pengembangan oleh tim global, dengan kontribusi cukup besar dari engineer Indonesia.
5. Teknologi Hybrid-nya Satu Generasi dengan Prius
Ini mungkin bagian yang paling menarik. TMMIN Newsroom mencatat Zenix Hybrid dibekali Generasi 5 Hybrid System terbaru Toyota, sekaligus teknologi keselamatan TSS3 (Pre-Collision System, Dynamic Radar Cruise Control, Lane Departure Alert, Lane Tracing Alert, dan Automatic High Beam).
Mesin yang dipakai adalah M20A-FXS 2.0 liter, unit yang sama yang menurut Autocar India juga digunakan pada strong-hybrid Innova HyCross, dengan basis teknologi Atkinson/Miller cycle demi efisiensi bahan bakar lebih baik. Kombinasi mesin dan motor listrik ini menghasilkan tenaga gabungan sekitar 186 PS.
Jadi, jangan bayangkan Zenix Hybrid cuma Innova yang diberi motor listrik. Toyota benar-benar mengubah powertrain-nya dengan teknologi hybrid generasi baru.(SS)











