OTODRIVER – Terios Rush Club Indonesia (TeRuCI) merayakan hari jadinya yang ke-19 sekaligus menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 di Bandar Lampung, pada 19 September 2026.
Kegiatan ini dihadiri anggota TeRuCI dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial.
Dalam rangkaian acara, keluarga besar TeRuCI memberikan santunan kepada Pondok Pesantren Albakrowi di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.
Kumendan Pusat TeRuCI, Budhy Prihantoro, didampingi dua Wakil Kumendan Pusat, Ferry Rinaldy dan Deddy Satria, mengatakan perjalanan 19 tahun TeRuCI dibangun atas dasar persaudaraan.
“19 tahun adalah perjalanan panjang yang dibangun dengan persaudaraan. Munas ke-10 menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan menjaga TeRuCI semakin solid,” ujar Budhy.
Ketua Pelaksana, Gofan Wijaya, menambahkan bahwa perayaan ulang tahun kali ini tidak hanya berkaitan dengan kendaraan, tetapi juga persahabatan dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami ingin Anniversary ke-19 dan Munas ke-10 ini menjadi momen yang berkesan. Bukan hanya tentang kendaraan, tetapi tentang persahabatan, keluarga, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Terios dan Rush
Kehadiran Daihatsu Terios dan Toyota Rush di Indonesia yang diperkenalkan oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Astra Motor (TAM) pada Desember 2006 menjadi momentum kelahiran komunitas ini.
Nyaris setahun kemudian di September 2007, komunitas pengguna Rush dan Terios pun terbentuk.
Baik Rush maupun Terios, keduanya dikembangkan sebagai SUV kompak dengan konfigurasi penggerak roda belakang. Terios kemudian mengalami beberapa perubahan hingga lahir generasi keduanya pada 2017 yang menggunakan platform dan desain baru.
Selama hampir dua dekade, ‘dinamic duo’ ini salah satu model SUV yang cukup dikenal di Indonesia, salah satunya karena penggerak roda belakangnya. (SS)












