OTODRIVER – Daihatsu baru saja meresmikan pabrik terbarunya di Karawang yang bernama Karawang Assembly Plant 2. Rupanya, tak hanya untuk memproduksi Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, Daihatsu berniat memproduksi mobil hybrid ke depannya.
Marketing and Corporate Planning Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani menegaskan, memang saat ini era elektrifikasi termasuk mobil hybrid tidak bisa dihindari. Maka dari itu, pihaknya tengah mempersiapkan fasilitas perakitan untuk mobil hybrid di pabriknya ini.

“Jadi, sebagai komitmen kami di manufaktur, kami sudah menyiapkan untuk memproduksi mobil hybrid dan juga mobil listrik untuk ke depannya,” jelasnya saat momen peresmian pabrik KAP 2 di Karawang Jawa Barat, Kamis (27/2).
Dan kabar baiknya, Agung menyebutkan bahwa Daihatsu bakal masuk ke pasar mobil elektrifikasi ini pada tahun 2025 ini.
“Kita tunggu saja, tahun ini,” tambahnya.
Kendati demikian, Daihatsu yang merupakan spesialis memproduksi mobil entry level di Indonesia tetap berfokus kepada mobil-mobil di segmen tersebut.
“Di dalam pasar mobil Rp 300 juta ke bawah yang menyumbang 55 persen dari total pasar, hanya ada 4 persen saja kendaraan elektrifikasi, baik mobil hybrid ataupun mobil listrik murni. Jadi, untuk membantu motorisasi, pasar mobil ICE juga harus tetap ada yang memperhatikan,” tutupnya.
Saat ini, Daihatsu memang memasarkan model yang memiliki harga di bawah Rp 350 juta. Dan pertanyaannya, model elektrifikasi apakah yang bakal diproduksi Daihatsu ke depannya tersebut?
Jika melihat pasar global, Daihatsu punya salah satu model hybrid yakni Rocky Hybrid. Model ini juga telah diperkenalkan pada ajang GIIAS 2023 lalu. Selain itu, berdasarkan spekulasi yang beredar, ada pula model kembar Avanza-Xenia yang diisukan segera disuntik teknologi hybrid. (AW).
#pabrik #daihatsu #pabrik-mobil-hybrid-daihatsu #pabrik-daihatsu #xenia-hybrid #rocky-hybrid