Rusia Dicoret Dari Daftar Tujuan Ekspor Land Cruiser 300

Rusia Dicoret Dari Daftar Tujuan Ekspor Land Cruiser 300

Konflik Rusia-Ukraina memang menyebabkan seluruh dunia berdebar. Salah satu yang ada di depan mata adalah dampak yang bakal ditimbulkannya yakni resesi yang dipicu oleh kelangkaan minyak hingga penutupan berbagai unit bisnis lantaran sangsi yang diberikan pada Rusia.

Salah satu yang berimbas adalah dieleminasinya pemesanan Toyota Land Cruiser 300 di negeri Beruang Merah. Hal ini disebabkan oleh berhentinya kegiatan Three Ovals di negeri tersebut, di mana sekitar 200 unit bisnis penjualan dan bengkel Toyota di Rusia dan Ukraina dihentikan operasinya.

Selain itu Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang telah mengumumkan larangan ekspor barang mewah ke Rusia sejak 29 Maret 2022.  Hal inilah yang menyebabkan pasar Rusia tak lagi digelontori produk legendaris Toyota itu.

Sebagai informasi, Rusia merupakan pasar terbesar keempat bagi Land Cruiser setelah Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UAE), dan Australia.

Namun ‘kemalangan’ ini nampaknya membawa berkah tersendiri bagi region lain yang menantikan kehadiran Land Cruiser 300. Keluarnya Rusia dari daftar pengkonsumsi Land Cruiser 300 menjadi spekulasi memperpendek daftar tunggu Land Cruiser di seluruh dunia, terutama produk dengan letak posisi setir kiri.

Menutip Bestcarweb, Toyota telah menargetkan penjualan tahunan Land Cruiser 300 adalah 5.000 unit di seluruh dunia. Namun di luar dugaan, sambutan dunia pada produk ini menyentuh angka hingga empat kali lipat dari target tersebut. Sehingga pernah tersiar berita bahwa inden mobil ini mencapai 4 tahun.

Sejauh ini Toyota belum mengeluarkan pernyataan apapun mengenai hal ini.

Land Cruiser 300 menjadi salah satu mobil yang terhantam paceklik semikonduktor yang melanda dunia otomotif. Kondisi inilah yang menjadi salah satu tersendatnya produksi legenda yang dalam bahasa lokal Jepang disebut sebagai Rando Kuruza.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com