Jeep Wrangler Tersendat Masalah Chip Semikonduktor. Pengiriman Terlambat Lebih Dari 7 Bulan

Jeep Wrangler Tersendat Masalah Chip Semikonduktor. Pengiriman Terlambat Lebih Dari 7 Bulan

Wrangler merupakan salah satu kendaraan paling ikonik dari Jeep. Demikian pula untuk pasar Indonesia di mana model ini punya basis masa yang cukup kuat dan relatif fanatik.

Sayangnya hingga April 2022 ini, sirkulasi Jeep Wrangler di Indonesia tersendat. Sebanyak 200 unit pemesanan (inden) masih belum bisa diantarkan ke pemesannya.

Pihak PT DAS Indonesia Motor mengatakan bahwa kondisi ini terkait dengan masalah krisis chip semikonduktor dan pembatasan kuota untuk sejumlah negara.

“Dalam perhitungan kami akan ada keterlambatan delivery 7 hingga 8 bulan ke belakang. Konsumen yang unitnya masih inden hingga April 2022 dipastikan akan tiba pada November hingga Desember 2022,” terang Dhani Yahya  Chief Operating Officer (COO) PT DAS Indonesia Motor di Jakarta, Kamis (14/4).

“Pemesanan di atas Apri 2022, kemungkinan bisa datang baru pada 2023,” sambungnya.

Mengenai keterlambatan ini, PT DAS Indonesia Motor melayangkan permintaan maaf kepada pembeli maupun calon pembeli Jeep yang saat ini masih menunggu ketersediaan unit dalam waktu yang cukup lama.

Dhani mengatakan bahwa terkendala paceklik chip semikonduktor, bukan berarti pihaknya berhenti berinovasi. Jeep telah menjadwalkan sejumlah produk baru untuk dirilis di Indonesia. Bahkan Indonesia akan kebagian jatah mencicip hampir semua tipe Jeep yang dijual global.

Jeep Meridian atau yang juga dikenal sebagai Commander akan hadir sebagai penantang Fortuner ataupun Pajero Sport di tanah air. 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com