Nissan Hentikan Produksi Mobil Mesin Konvensional Mulai 2050

Nissan Hentikan Produksi Mobil Mesin Konvensional Mulai 2050

Nissan tampaknya tengah serius menggarap mobil bertenaga listriknya. Bahkan, pabrikan asal Jepang ini bertekad untuk menghentikan penjualan mobil bermesin konvensional tahun 2050 mendatang.

Dikutip dari Nikkei Asia, strategi Nissan terungkap dalam rencana Nissan Ambition 2030 yang menggambarkan target jangka panjang perusahaan, termasuk beralih ke tenaga listrik.

"Nissan menempatkan elektrifikasi di tengah strategi kami menuju Nissan Ambition 2030," kata Presiden dan CEO Nissan, Makoto Uchida dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

Dalam rencana tersebut, pada tahun 2026 pabrikan asal Jepang ini menargetkan sekitar 55% penjualan mobil barunya di Jepang telah mengusung tenaga listrik, sementara itu 40% nya lagi mendominasi pasar otomotif di Cina.

Sementara di Amerika Serikat, mobil listrik Nissan diharapkan dapat mendominasi pasar penjualan hingga 40% yang ditargetkan terwujud pada 2030 mendatang.

Soal mobil listrik, saat ini Nissan sudah punya LEAF serta Ariya. Khusus LEAF, mobil EV ini sudah hadir sejak 10 tahun lalu dan generasi terbarunya yakni All New Nissan LEAF sudah resmi diperkenalkan di Indonesia pada Agustus silam.

Fokus Nissan saat ini adalah bergerak masuk lebih dalam ke persaingan industri mobil listrik. Perusahaan juga mengatakan sedang mengerjakan teknologi bebas kobalt demi memangkas biaya produksi baterai cairan lithium-ion lebih dari 65 persen pada 2028 mendatang.

 
 

Bagikan

Tag

 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com