Mobil Produksi Indonesia Kalah Laris Dari Thailand, Ini Penyebabnya

Mobil Produksi Indonesia Kalah Laris Dari Thailand, Ini Penyebabnya

Meski mengalami kenaikan jumlah impor dibanding tahun lalu. Namun secara daya saing, ternyata mobil-mobil dari Indonesia terbilang kalah ketimbang produk Thailand.

Seperti disampaikan oleh Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat webinar (10/6). Menurutnya secara persentase, penyerapan pasar mobil domestik Indonesia jauh lebih besar dari ekspor. Sedangkan Thailand terbilang imbang dari sisi penyerapan domestik dan ekspornya.

Dirinya mengambil dari data GAIKINDO di tahun 2020. Diketahui jika secara total, jumlah produksi mobil di Indonesia di tahun 2020 mencapai 2,4 juta unit pertahun.

Namun dikarenakan pandemi, volume produksi yang secara normal menghasilkan 1,2-1,5 juta mobil berkurang jadi 690 ribu unit saja tahun lalu.

Sementara jumlah ekspor dari Indonesia ke negara lain hanya sekitar 158 ribu unit. Sementara 530 ribu unit lainnya diserap oleh pasar domestik.

Angka itu lebih kecil dibanding Thailand yang mampu memproduksi mobil sebanyak 2 juta unit di 2019 dan mengimpor 1 juta unit ke pasar global.

Pun demikian saat masa pandemi corona di 2020. "Tahun lalu produksi mobilnya sebesar 1,4 juta. Sedangkan angka penjualan domestiknya sebesar 792 ribu," urainya.

Hal ini menurut Jongkie disebabkan oleh model-model yang diproduksi di Indonesia kurang mendapat respon positif oleh pasar global. Karena dari sisi produksi, yang paling besar adalah tipe MPV dan LCGC.

Padahal saat ini pasar global tengah mengincar jenis SUV sebagai produk terlaris. Sedan dan double cabin juga ramai, justru tidak diproduksi di sini.

"Beda pasarnya, di sana segmen SUV dan di pasar global, MPV cuma ke-6. Tapi di sini juaranya. Sedan yang terlaris kedua malah cuma ke-6 di sini," jelas pria ramah ini.

Kondisinya berbeda dari Thailand yang menyediakan line up impor lengkap. Termasuk mobil-mobil yang laris di pasar global seperti jenis sedan dan SUV.

"Di sana istilahnya Palu Gada, apa elu mau gua ada. Jadi produksinya dari bermacam model yang laku di pasaran." Hal itu menurutnya yang menjadi alasan kenapa mobil dari Indonesia kalah bersaing dari produk Thailand.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com