GR40, Inikah Reinkarnasi Sang Legenda Toyota Land Cruiser 40 Series?

GR40, Inikah Reinkarnasi Sang Legenda Toyota Land Cruiser 40 Series?

Land Cruiser merupakan legenda yang tidak bisa dipisahkan dari Toyota. SUV ini menunjukkan pada dunia mengenai ketangguhan dan daya tahan yang seharusnya dimiliki oleh sebuah kendaraan.

Dari semua model yang ada, Land Cruiser 40 Series lah yang layak dilabeli sebagai legenda yang sesungguhnya. Melalui model ini Toyota meraih reputasinya sebagai pembuat SUV tahan kepruk dari era 50-an yang bertahan hingga saat ini.

Berdasarkan beberapa sumber, 40 Series merupakan model yang paling mendunia dan memiliki penggemar di seluruh penjuru dunia.

Kendati 40 Series sudah rampung siklus hidupnya sejak pertengahan 80-an silam, namun pada kenyataannya tidak sedikit para penggemarnya yang bermimpi akan kehadiran reinkarnasinya.

Mungkin ini yang menjadi salah satu yang dimimpikan oleh TopGear Philipines dalam mewujudkan reinkarnasi 40 Series walau dalam wujud rendering. Mobil ini dilabeli sebagai GR40 yang merupakan persenyawaan antara Toyota Gazoo Racing dan angka 40 hadir dari 40 Series.

Sekilas perwujudannya bagaikan persilangan antara Jeep JK Wrangler dan Toyota FJ Cruiser. Aksen 40 Series cukup kuat terpahat pada bagian facia yang menggingatkan pada sosok FJ40 Series pra 1980. Sedangkan atapnya menggunakan ciri putih pada bagian atasnya menjadi ciri yang diturunkan dari 40 Series. Lebih jauh lagi, akan tersedia versi soft topnya.

Walau masih di ranah dunia rendering, namun nampaknya spesifikasi yang diinginkan pun turut dibeberkan. Mesin bensin V6 3.500 cc twin turbo 400hp dan torsi 612Nm. Pilihan mesin bensin lainnya adalah V6 hybrid plug-in bensin 3.500 cc 350hp dan pilihan mesin diesel V6 dengan muntahan daya 300 hp. Tidak dijelaskan mengenai tipe mesinnya, namun sepertinya mirip-mirip dengan spesifikasi yang nantinya akan dijejalkan pada Land Cruiser 300 Series.

Disebutkan bahwa mobil ini mengunakan sasis yang sama dengan yang digunakan pada Land Cruiser Prado dengan sistem independent front suspension (IFS) dengan double wisbone, sedangkan suspensi menggunakan live axle dan per keong untuk menopang gardan solid pada bagian belakang. Hal ini coba dipertontonkan melalui jumlah baut rodanya yang berjumlah 6 buah.

Sosok GR40 mungkin hanyalah sosok imajiner saja yang mungkin hanya akan benar-benar terwujud dari bengkel modifikasi. Namun patut diakui bahwa komposisi desain yang dimilikinya cukup memikat 

Anda terpikat?

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com