Ford Tuntut Balik GM, Cabut Merek Dagang Super Cruise

Ford Tuntut Balik GM, Cabut Merek Dagang Super Cruise

Perseteruan antara Ford dan General Motors (GM) berkenaan dengan ‘rebutan’ nama Cruise pun menemui babak selanjutnya. Jika sebelumnya GM mempermasalahkan penggunaan nama ‘Cruise’ pada sistem kemudi otonom Ford yakni BlueCruise, maka Blue Oval pun menuntut balik GM untuk membatalkan nama Cruise pada sistem otonom GM yakni Super Cruise.

Bahkan Ford meminta Kantor Paten AS untuk membatal merek dagang GM yang menggunakan kata Cruise ataupun Super Cruise.

“Untuk mempertahankan diri, Ford tidak punya pilihan selain meminta Kantor Paten dan Merek Dagang AS untuk membatalkan pendaftaran merek dagang GM "Cruise" dan "Super Cruise" yang seharusnya tidak pernah didaftarkan sejak awal,” kata Ford seperti dikutip dari Reuters.  

Ford menegaskan bahwa nama ‘Cruise’ juga digunakan oleh sejumlah pabrikan lain dalam sistem bantuan teknologi mengemudi.  Contohnya "Predictive Cruise" oleh Mack Trucks, "Smart Cruise Control" Hyundai, dan "Autocruise," yang digunakan oleh pemasok otomotif ZF Friedrichshafen AG. Ford menganggap hal ini aneh karena GM tidak pernah mempermasalakan hal tersebut.

Sistem kemudi otonom BlueCruise diluncurkan Ford pada April silam, sedangkan GM sudah menggunakan sistem kemudi hand free dengan nama Super Cruise secara komersil sejak 2017. GM memiliki anak perusahaan yang mengembangkan teknologi kemudi otonom yakni Cruise yang diakusisi oleh raksasa Detroit itu sejak 2016.

Cadillac CT6 diketahui sebagai pengguna pertama sistem Super Cruise pada September 2017, sebagai model tahun 2018.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com