Selamat Tinggal Holden!

Selamat Tinggal Holden!

Dengan berakhirnya aktivitas General Motors (GM) di Australia dan Selandia Baru, maka ada satu merek paling legenda di Australia yang harus dimatikan. Pabrikan tersebut adalah Holden yang sudah berusia lebih dari 100 tahun.

General Motors mengumumkan keputusan untuk mematikan Holden pada akhir pekan kemarin. Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana besar GM yang memutuskan mundur dari pasar Australia dan Selandia Baru, dan akan fokus kepada pengembangan mobil listrik serta autonomous.

 

Sebelumnya, keputusan ini diambil setelah GM mengatakan bahwa akan mengatur ulang struktur perusahaan untuk menghasilkan margin profit sebesar USD 2 miliar. Tahun ini sendiri GM cukup pesimis dengan target penjualan melihat tahun 2019 yang anjlok.

"Fokus pada pasar di mana kami memiliki strategi yang tepat untuk mendorong pemasukan yang kuat dan memprioritaskan investasi global yang akan mendorong pertumbuhan di mobilitas masa depan," ujar Mary Barra selaku CEO GM dikutip dari Reuters.

Holden pertama berdiri pada 1856 sebagai pabrik pembuat sadel, untuk kemudian mulai memproduksi kendaraan pada 1908. Di tahun 1931 General Motors datang dan melakukan akuisisi.

Di Indonesia, merek Holden pun sempat harum namanya di era 1960-an hingga akhir 1980-an. Beberapa model sempat dipasarkan di tanah air. Di antaranya Holden Kingswood, Holden Premier, Holden Statesman, Holden Torana, hingga Holden Gemini yang dijadikan armada taksi.

 

 
 

Bagikan

Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com