Mobil Listrik Jarang Digunakan? Lakukan 5 Langkah Ini Agar Tetap Aman

Mobil Listrik Jarang Digunakan? Lakukan 5 Langkah Ini Agar Tetap Aman

Pandemi Corona yang terjadi saat ini membuat para pemilik kendaraan harus menunda berpergian dan membuat sebagian besar mobil hanya terparkir di garasi saja.

Jika Anda menggunakan mobil bermesin bakar konvensional, maka beruntung dapat memanaskan mobil tersebut meski tidak sedang ingin digunakan. Lantas bagaimana untuk Anda yang menggunakan kendaraan listrik?

Berikut tips menjaga mobil listrik tetap prima selama di rumah saja, oleh Pimpinan Teknis Pengembangan Sistem Sel dan Baterai Ford, Bob Taenaka dilansir Economic Times:


1. Baterai harus terisi

Bob mengatakan, yang perlu dilakukan pengguna mobil listrik ketika tidak menggunakan kendaraan dalam periode tertentu adalah memastikan baterai tidak kosong. Ia mengatakan, mobil listrik setidaknya harus menyisakan 10 persen daya pada baterai saat tidak digunakan. Jika daya habis hingga 0 persen, maka baterai akan cepat rusak.

2. Lakukan pengisian baterai

Sama seperti ponsel, baterai mobil listrik juga sebaiknya di-charge (diisi) meskipun tidak digunakan. Hal itu diperlukan untuk menjaga sirkulasi daya baterai tetap berjalan.

3.  Jangan kunci bagasi/kap mesin

Jika Anda melepas terminal negatif pada baterai mobil listrik, sebaiknya Anda tidak perlu mengunci bagasi atau kap mesin. Hal itu dilakukan untuk mencegah mobil tidak dapat terbuka kendati Anda memegang kunci manual. Terdapat beberapa model mobil listrik yang tetap mengunci saat kehilangan daya baterai. Alasannya semata untuk keamanan, dan mendorong Anda untuk menghubungi diler guna membuka mobil itu.

Pastikan juga Anda memarkir mobil di tempat yang aman, misalnya di dalam garasi yang terkunci, namun dengan ventilasi yang baik.

 

4. Patuhi buku manual

Jika Anda tidak menggunakan mobil itu dalam waktu yang lama, cobalah membuka kembali panduan pada buku manual. Di buku tersebut terdapat anjuran di mana menyimpan mobil (ruang tertutup atau terbuka), dan berapa lama Anda mengisi baterai saat tidak digunakan.

Ia mengatakan, penyimpanan mobil listrik dan plug-in hybrid merek Ford harus dilakukan dengan kondisi baterai 10 persen-80 persen. Hal itu mungkin berbeda dengan mobil dari merek lain.

5. Perhatikan jenis baterai

Bob mengatakan, jenis baterai bertegangan tinggi dapat disimpan tanpa di charge selama enam bulan, asalkan kondisi baterai prima dan masih menyisakan setidaknya 10 persen daya.

Sedangkan untuk baterai biasa bertegangan 12 volt (DC), Anda harus mengikuti saran buku manual.

"Jika Anda menyimpan kendaraan selama lebih dari 30 hari tanpa digunakan, kami sarankan untuk melepaskan terminal negatif baterai 12 volt," kata Taenaka.

 

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com