Mengenal Kompon Pada Ban Mobil

Mengenal Kompon Pada Ban Mobil

Tiap pabrikan ban selalu punya formulasi khusus untuk menentukan Rubber Compound atau biasa disebut compound untuk membedakan spesies ban yang diproduksinya. Untuk menentukan tingkat kekenyalan ban, pabrikan menggunakan lapisan karet pada ban. Lapisan karet inilah yang lazim disebut compound.  Lapisan compound tak hanya bicara mengenai satu bagian ban saja, namun secara keseluruhan, yakni telapak ban, dinding, bagian dalam maupun luar ban.

“Compound ini terbuat dari berbagai macam bahan dan tentu bahan baku utamanya adalah karet alam ataupun karet sintetis yang dicampur dengan berbagai bahan kimia semisal karbon hitam, belerang, minyak dan beberapa bahan kimia lainnya,” tutur Zulpata Zainal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk. “Dari bahan-bahan inilah komposisi ban dengan tingkat kekenyalan yang diinginkan saat diracik,” lanjutnya.

Penggolongan terbesar pada jenis compound ban terdapat pada telapak ban serta dinding samping ban termasuk juga compound di lapisan dalam ban.
Pada compound di telapak ban, ada beberapa fungsi yang disesuaikan dengan target kemampuan ban.

“Dari compound inilah performa dan kegunaan ban ditentukan. Semisal ban yang digunakan untuk balap akan beda dengan ban yang digunakan pada mobil penumpang yang fokus pada bahan bakar yang lebih efisien,” lanjutnya. “Ban balap punya compound ban yang lebih kenyal agar punya cengkraman yang baik pada permukaan jalanan, sebaliknya ban dengan fokus hebat bahan bakar lebih berfokus untuk mengurangi hambatan gulir (RCC: rolling resistance coefficient),” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu rumusan penting pada struktur ban adalah compound dan pada bagian inilah pabrikan melakukan rumusan dan ‘oprekan’ untuk menunjukkan keistimewaan suatu ban mobil.

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com