Land Cruiser 80 Series, Si Gelembung Yang Masih Diburu

Land Cruiser 80 Series, Si Gelembung Yang Masih Diburu

Land Cruiser merupakan salah satu kendaraan yang mempunyai fans yang cukup besar di Indonesia. Salah satu yang masih saja diburu adalah model 80 series yang mulai dijajakan secara resmi di Indonesia pada 1995 hingga 2000. Namun di luar Indonesia 80 Series telah dipasarkan pada 1989.

Model ini muncul sebagai pengganti 60 Series dan memiliki bentuk desain bodi menggelembung. Bahkan di kawasan Amerika Selatan seperti di Venezuela dan Kolombia disebut sebagai Burbuja alias gelembung.

Saat ini SUV bongsor ini berada di situasi yang unik, di mana harga bekasnya cenderung mengalami kenaikan dan diburu untuk digunakan sebagai kendaraan off-road, bahkan mulai dijadikan koleksi.

“80 Series merupakan SUV yang mudah dimodifikasi dan tahan banting. Mesin diesel konvensionalnya cukup bertenaga (terutama varian turbo) dan masih bisa menenggak solar berkualitas jelek,” terang Dadi Tiasono dari Jeep Craft Unlimited (JCU) yang banyak menangani jenis SUV ini. "Kaki-kaki dengan gardan solid axle menjadi jaminan kekuatan dan ketangguhan mobil ini di segala medan," sambungnya.

“Walau sudah berumur, namun SUV ini relatif nyaman dan masih pantas disandingkan dengan SUV modern saat ini,” imbuh Wahyu Lamban Djatmiko dari Lamban Garage Yogyakarta yang juga banyak dijadikan rujukan modifikasi SUV berbodi bongsor ini.

Umumnya 80 Series di Indonesia dibekali dengan mesin diesel 1HZ 6 silinder 4.2 liter untuk varian standar atau mesin turbo diesel 1HDT 6 silinder 4.2 liter yang digunakan pada varian VX dan VX-R. Namun sebenarnya ada pula varian bensin, di mana model awal mengandalkan mesin 3F 6 silinder inline 4.0 liter dan juga mesin 1FZ-FE 4.5 liter. Varian 1FZ-FE mulai dikenalkan pada 1993 dan beberapa di antaranya masuk di Indonesia melalui importir umum.

Model Standard merupakan varian entry level yang lebih mengedepankan fungsi dan memiliki ciri pintu barn door (pintu belakang dibuka secara berlawanan ke kiri dan kanan. Model ini hanya memiliki girboks 5 speed manual saja dan memiliki gardan belakang full floating dengan factory locker. Model ini hanya bertahan di pasar Indonesia hingga 1997 saja, sedangkan di luar tanah air seperti di Amerika Selatan baru rampung setahun kemudian.

Sedangkan varian VX merupakan varian mewah dari model Standard dan dikenalkan bersamaan dengan tipe Standar. Varian ini lebih berfokus pada kenyamanan sehingga beberapa fitur seperti power window ataupun jok berlapis kulit (optional). Hanya saja versi ini tidak menggunakan gardan belakang full floating dan juga factory locker. Kiprah VX relatif panjang dan berakhir pada tahun 2000.

Land Cruiser VX-R boleh jadi sebagai varian VX dengan transmisi matik. Secara spesifikasi menggunakan mesin yang sama yakni 1 HD-T yang dikawinkan dengan transmisi 4 speed matik dan tranfercase 2 speed part-time. Kiprahnya di Indonesia tergolong singkat dimulai tahun 1997 dan berakhir pada 1999.

Varian terakhir adalah VX-Limited. Kehadirannya tergolong gelap di Indonesia. Ada yang mengatakan muncul pada 1996 dan hilang di tahun 1998.

Sebagian besar varian ini masuk secara CBU di Indonesia sebagai kendaraan ex Kedutaan asing ataupun masuk melalui jalur importir umum.

Secara umum, spesifikasi mesin sama dengan VX-R namun apa pula yang menggunakan mesin 1HD-FT 4 valve per silinder. Selain lebih bertenaga, mesin ini pun dikenal lebih halus dari mesin 1HD-T.

Semua varian VX-Limited dikawinkan dengan transmisi 4 speed matik dan tranfercase 2 speed full-time.

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com