Jaguar Land Rover Tuduh VW Group Gunakan Hak Patennya Tanpa Izin

Jaguar Land Rover Tuduh VW Group Gunakan Hak Patennya Tanpa Izin

Jaguar Land Rover meminta Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat untuk memblokir penjualan beberapa SUV Volkswagen. Merek asal Inggris itu menuduh VW menggunakan sistem Terrain Response tanpa izin yang sudah dipatenkan JLR.

Dikutip dari Bloombergquint (23/11), sistem tersebut ada di beberapa merek dan model yang berada di bawah naungan VW. Ada Porsche Cayenne, Lamborghini Urus, VW Tiguan, dan beberapa model Audi seperti Q5.

Sistem Respons Terrain perusahaan ini disebut sebagai pembeda dari merek lainnya. Fitur ini berfungsi mengubah beberapa mode kendaraan dengan menekan satu tombol. Sistem ini digunakan pada model Jaguar, seperti F-Pace

Menurut Land Rover, kemampuan untuk mengubah beberapa parameter kendaraan hanya dengan menekan tombol adalah fitur Land Rover. Sistem ini memungkinkan pengemudi untuk memilih mode berkendara offroad dari Sand, Rock, Crawl, atau Mud dalam satu sentuhan saja.

Selain VW, paten JLR yang juga sedang diperjuangkan adalah sistem Driver Dynamics. Sistem ini juga telah dipatenkan JLR dan Bentley memakainya tanpa izin. Gugatan ini akan diselesaikan di meja hijau pada bulan Februari 2021.

Model yang tersangkut kasus penggunaan paten ini adalah Bentley Bentayga. Model ini juga kebetulan menggunakan platform VW, jadi tidak heran setelah menemukan hal ini di Bentayga, JLR mengambil langkah tegas dan menemukan

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com