Alasan Lahirnya Crossover MPV Mitsubishi

Alasan Lahirnya Crossover MPV Mitsubishi

Mitsubishi yang siap meluncurkan mobil barunya pekan depan kini menjadi buah bibir nasional. Mobil yang belum ketahuan namanya itu disebut Mitsubishi Indonesia sebagai Crossover MPV.

Satu hal yang membuat kami penasaran adalah latar belakang dan alasan pabrikan berlogo tiga berlian ini melahirkannya. Beruntung kami mendapat penjelasan dari rasa penasaran tersebut saat bertemu Minoru Uehara, CPS Team B&C Seg-1, yang juga merupakan salah satu tim dari Tsunehiro Kunimoto, kepala desainer Mitsubishi yang menjabat sebagai Corporate Vice President Division General Manager, Design Division, Mitsubishi Motors Corporation (MMC).

Uehara yang kami temui di Proving Ground Mitsubishi di Okazaki, Nagoya, Jepang, dimandat untuk menjelaskan latar belakang lahirnya Crossover MPV Mitsubishi tersebut. Ia menyebut bahwa hadirnya Crossover MPV Mitsubishi tak lain sangat dipengaruhi oleh DNA Mitsubishi yang menonjol di bidang sport. Uehara pun menggambarkan tentang keberhasilan
Mitsubishi di dunia rally hingga tipe SUV (Pajero/Pajero Sport) yang cukup diminati konsumen. “Toughness, confident driving dan prestigious sangat kental,” jelasnya.

Dari presentasi ini, tergambar usaha Mitsubishi meniupkan ruh dan jiwa adventure yang cukup kuat ke mobil ini. Saat menyimak presentasi, unit mobilnya ada di depan OtoDriver dengan tertutup kain.

OtoDriver sudah melihat langsung unit Crossover MPV ini di Jepang

 

Pertanyaan besarnya adalah, mengapa harus jenis crossover? Uehara pun menjelaskan sedikit ke belakang perihal Mitsubishi Xpander yang memiliki prestasi mengagumkan semenjak kelahirannya dua tahun lalu. Data menunjukkan, LMPV Mitsubishi itu memang mencatat penjualan yang sangat baik.

Bahkan beberapa kali menduduki poin penjualan teratas di kelasnya. Data ini pun diperkuat oleh beragam penghargaan yang diterima LMPV tersebut. Mulai dari Car Of The Year 2018, Best Low MPV, Best Of The Year, Best Small MPV hingga merupakan mobil terfavorit berdasar hasil survey.

Para punggawa di MMC pun mencermati pasar Indonesia yang dianggap memiliki minat dan kebutuhan terhadap kendaraan cukup dinamis. “Kami melakukan survey lebih mendalam terhadap kebutuhan kendaraan di masa datang pada banyak konsumen di Indonesia,” jelas Uehara. 

Foto: Facebook (Motuba)

 

Menurutnya ada satu celah yang memang harus segera diisi. Karena berdasar survey, disimpulkan adanya kebutuhan family adventure. Perubahan gaya hidup keluarga ini memerlukan mobil yang tak sekadar MPV. Tapi juga memiliki unsur serbaguna dan kemampuan untuk melakukan kegiatan selain kebutuhan city usage.

Kesimpulannya, jenis crossover dipilih lantaran adanya kebutuhan di luar kegiatan dalam kota. Atau bisa jadi Mitsubishi memfasilitasi perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang memiliki kebiasaan baru. Jenis ini menjadi pilihan atas gabungan keberhasilan Xpander, DNA Mitsubishi yang kental dengan istilah tangguh, juga harga yang jauh lebih terjangkau ketimbang SUV Mitsubishi yang ada.

 

Editor: Danu

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com