Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Satu Busi Mobil Bermasalah Harus Ganti Semuanya? Ini Kata Ahlinya

Pola pikir untuk mengganti busi kendaraan harus dirubah.
Tips
Selasa, 27 Desember 2022 08:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Setiap mobil yang masih menggunakan bahan bakar minyak(BBM) dilengkapi dengan busi. Meski tergolong kecil, komponen ini salah satu yang krusial karena menjadi penghantar api ke proses pembakaran. 

Seperti diketahui, mayoritas kendaraan roda empat dilengkapi dengan empat busi, tergantung jumlah silinder mobil tersebut, dan tak jarang busi bermasalah, baik karena usia pakai atau masalah lain. 

"Tentu bisa bermasalah jadi percikan api tidak optimal, perfoma mesin juga bisa terpengaruh," kata Diko Oktaviano, selaku Technical Support product Knowledge PT NGK Busi Indonesia, baru-baru ini. 

     BacaJuga:   Jangan Coba-coba, Ini Bahaya Pakai Busi Palsu

Lebih lanjut Diko mengatakan penyebab utama mobil rusak salah satunya dikarenakan coil problem yang ditimbulkan gejala awal dari busi. Ketika ada satu busi mobil yang bermasalah biasanya hanya satu busi yang diganti. 

"Sebenarnya gini, kita kan tidak tahu problemnya apa, jadi hanya mengarahkan saja kalau bisa ganti keseluruhan busi kendaraan, tapi balik lagi keputusan ada di konsumen dan menyesuaikan dana," tambahnya. 

Bukan tanpa alasan, Diko mengatakan pola berpikir yang baik ketika busi bermasalah itu harus dicari solusinya, bukan hanya mengganti satu buai tersebut. 

"Kalau hanya ganti satu silinder dan tiga busi lagi tidak di ganti itu bisa membuat siklus pergantian tidak stabil. Jadi lebih baik ganti semua agar bisa membaca keausan masing-masing busi yang ada," paparnya. 

Jadi, pastikan mulai merubah pola pikir ketika ada masalah terhadap busi kendaraan, dan pastikan mengganti semua busi agar lebih mudah mengetahui masalah yang ada, sebab busi sendiri punya waktu pakai. 

"Setiap busi kan punya waktu pakai berbeda, tergantung komponen apa yang digunakan," tutupnya. 

Afrizal


Tags Terkait :
Busi Mobil Roda Empat Masalah Busi NGK Merawat Busi Busi
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Busi Mobil Hybrid Lebih Tahan Lama dari Kendaraan Konvensional? Ini Jawabannya

Secara terorotical akan lebih tahan lama karena adanya fungsi listrik.

3 tahun yang lalu


Berita
Perawatan Suzuki Ertiga Hybrid Lebih Rumit Dibandingkan Versi Konvensional?

Suzuki Ertiga Hybrid resmi meluncur di tanah air.

3 tahun yang lalu


Berita
NGK Resmi Hadirkan Busi Laser Iridium untuk Wuling Almaz, Harga Rp 75 Ribu

PT Nittera Mobility Indonesia resmi menghadirkan busi NGK Laser Iridium untuk Wuling Almaz. Harga Rp 75 ribu per buah, umur pakai lebih panjang dan performa lebih optimal.

5 bulan yang lalu


Berita
Setelah Sukses di Pulau Jawa, BYD Kini Bidik Pasar Timur Indonesia di GIIAS Makassar 2025

BYD dominasi pasar kendaraan listrik Indonesia dan perluas jaringan ke Timur lewat GIIAS Makassar 2025, hadirkan BYD ATTO 1 untuk mobilitas hijau.

6 bulan yang lalu


Berita
Bengkel Bosch Indonesia Bisa Terima Servis Mobil Listrik Dan Menyediakan Part Fast Moving

Mereka mulai berekspansi dan beriap membuka 20 bengkel di tahun 2025.

1 tahun yang lalu

Tips
Ketahui Tanda-Tanda Mesin Mau Overheat Dan Cara Menanggulanginya

Jangan panik, tetap tenang sembari mencari lokasi berhenti yang aman jika mesin mobil Anda overheat.

1 tahun yang lalu


Tips
Apa Beda Cek Rem Buat Jalan Harian Dan Mudik?

Beda rute, beda durasi, dan beda beban dari mobil perlu diperhatikan

1 tahun yang lalu


Berita
Rame-Rame Masalah Pertamax Dan Pertalite, Apakah Itu RON?

Salah satu hal adalah mempersoalkan terkait RON (Research Octane Number) untuk mesin bensin

1 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

4 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

5 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

16 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

19 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

20 jam yang lalu