Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Tekanan Angin Ban Harus Ideal, Tidak Kurang Tidak Lebih

Tekanan angin pada ban tentunya punya peranan sangat penting dan vital untuk mobil.
Tips
Senin, 22 Maret 2021 11:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tekanan angin pada ban tentunya punya peranan sangat penting dan vital untuk mobil. Jika bagian ini tidak diperhatikan, tentunya risiko bisa mengancam pengemudi maupun penumpang pada ketika mobil melaju.

Rudi Gumanto selaku kepala mekanik bengkel Victory Auto Sport menjelaskan bahwa tak hanya tekanan angin yang kurang, tekanan angin yang berlebih pun dapat menyebabkan risiko.

"Bila ban mobil diisi dengan tekanan angin yang berlebih dan tidak sesuai, dapat mengalami risiko keausan di bagian tengah pada ban dan bisa pecah saat menabrak lubang atau membentur benda keras lainnya," ujar Rudi saat ditemui di Jakarta Selatan (8/3).

"Kalau angin bannya kurang, efeknya dapat mengalami panas berlebihan karena gaya gesekan dan bisa berpotensi meledak juga," lanjutnya.

Sebab, ban yang kurang tekanan angin dan dipakai terus menerus, akan menimbulkan keausan pada dinding ban. “Jika ban kurang tekanan angin digunakan terus menerus, bakal terjadi keusan di dinding ban dan berpotensi rusak lebih cepat,” kata Rudi.

Maka sebaiknya sebelum mengemudi biasakan cek tekanan angin keempat ban. Angka ideal tekanan angin bisa dilihat pada label stiker yang biasanya tertempel di bagian dalam pintu pengemudi.


Tags Terkait :
Tips Ban
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Polytron dan Vino G. Bastian Bagikan Tips Memilih Mobil Listrik yang “Make Sense” di GIIAS 2026

Polytron dan Vino G. Bastian membahas tips memilih mobil listrik Polytron G3+ yang rasional di GIIAS 2026, mencakup efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas kepemilikan baterai.

6 hari yang lalu


Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

2 minggu yang lalu


Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

2 minggu yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

3 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

5 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

6 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

8 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

9 jam yang lalu