Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jangan Lupakan Tekanan Angin Ban Serep

Selain keempat ban utama pada mobil, ban serep pun memiliki peranan yang tidak kalah penting.
Tips
Jumat, 8 Oktober 2021 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Selain keempat ban utama pada mobil, ban serep pun memiliki peranan yang tidak kalah penting. Ban serep merupakan ban cadangan yang diperlukan saat ban utama bermasalah. Posisinya yang kadang sembunyi, menjadikannya kerap diabaikan oleh pengguna mobil.

Namun perlu diingat, tekanan angin ban serep berkurang per bulannya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Abeng selaku pemilik bengkel ban Victory Auto Sport yang berlokasi di kawasan Tangerang Selatan.

“Prinsipnya tekanan angin pada ban serep itu akan berkurang 1 sampai 2 PSI per bulannya,” ujar Abeng ketika dihubungi oleh tim OtoDriver  (2/10).

Namun jika Anda malas untuk mengecek tekanan angin ban serep secara berkala, jangan khawatir. Isi tekanan angin ban serep berlebih pun tak masalah.

“Justru diisi anginnya hingga 50 sampai 60 PSI tidak masalah. Ban yang sifatnya disimpan tekanan anginnya berapa saja tidak akan berbahaya,”tambahnya.

Masih menurut Abeng, ban serep jangan dibiarkan sampai kempes karena akan merepotkan sewaktu dibutuhkan.

“Karena ban cadangan yang kempes karena akan merepotkan sewaktu dibutuhkan,” tutup Abeng. Jadi, jangan pernah sepelekan kehadiran ban serep yang sembunyi di mobil Anda, ya.


Tags Terkait :
Tips Ban
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Polytron dan Vino G. Bastian Bagikan Tips Memilih Mobil Listrik yang “Make Sense” di GIIAS 2026

Polytron dan Vino G. Bastian membahas tips memilih mobil listrik Polytron G3+ yang rasional di GIIAS 2026, mencakup efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas kepemilikan baterai.

6 hari yang lalu


Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

2 minggu yang lalu


Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

2 minggu yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

14 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

15 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

16 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

18 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

19 jam yang lalu