Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Campur Bensin Beda Oktan, Reaksi Mesin Bisa Seperti Ini

Rupanya, masih banyak orang yang mencampur bensin beda oktan.
Tips
Rabu, 14 Agustus 2019 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini, Banyak sekali jenis bahan bakar yang beredar di pasaran. Namun tentunya, tiap jenis bahan bakar tersebut dibedakan dengan nilai oktan atau Research Octane Number (RON).

Premium yang dijual Pertamina misalnya, bernilai oktan 88 atau bensin dengan kualitas paling rendah. Lalu, Pertalite RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98. Rupanya, masih banyak orang yang mencampur bensin beda oktan. Apakah hal tersebut diperbolehkan?

Sumarmin selaku Head Mechanic Auto 2000 Cilandak, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa mencampur bensin oktan rendah dengan oktan tinggi akan mempengaruhi zat dalam oktan itu sendiri. Ternyata hal ini bisa terbaca sebagai hal yang tak biasa oleh mesin mobil.

"Perubahan yang terjadi akibat pencampuran bahan bakar berbeda oktan umumnya dapat dideteksi oleh mobil modern yang sudah canggih mesinnya. Bisa-bisa indikator bahan bakar menyala yang menandakan adanya malfungsi. Atau ada gangguan pada sistem bahan bakarnya,” pungkas Sumarmin.

Masih kata Sumarmin, pencampuran bensin beda kadar oktan bisa saja menyebabkan dapur pacu malah mengalami gejala knocking atau ngelitik.

Sebaiknya hindari kebiasaan mencampur dua oktan berbeda kedalam tangki bahan bakar. Sebab kandungan zat aditif tiap bahan bakar berbeda-beda. Dan pastikan gunakan selalu bahan bakar dengan oktan yang tepat sesuai rasio kompresi mesin.


Tags Terkait :
Tips Bensin
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

1 minggu yang lalu


Tips
Pentingnya Ritual Cuci Mobil Teratur

Cuci mobil sebagai bagian dari perawatan kendaraan.

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

1 bulan yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

9 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

12 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

13 jam yang lalu


Berita
PEVS 2026 Hadirkan Future Mobility, dari Mobil Listrik hingga Kendaraan Udara

PEVS 2026 kembali digelar pada 29 Oktober-1 November 2026. Pameran kendaraan listrik ini menghadirkan teknologi EV, hybrid, NEV hingga solar panel dengan konsep future mobility.

17 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B10 (Euro NCAP)

Leapmotor B10 generasi terbaru telah menjalani crash test dan ini hasilnya.

Crash Test | 19 jam yang lalu