Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

DHL Hadirkan Van Bertenaga Listrik untuk Pengantaran Barang di Australia

Van StreetScooter Work XL ini memang berukuran eXtra Large, karena memiliki kabin lebih bongsor dari versi aslinya yang memiliki kapasitas 4-8 meter kubik.
Van
Rabu, 6 September 2017 12:15 WIB
Penulis : ZCH1708


Perusahaan jasa kiriman ekspres DHL baru-baru ini meluncurkan van terbaru StreetScooter Work XL untuk kebutuhan jasa pengiriman ke konsumen di Australia. Yang istimewa dari van adalah diaplikasikannya teknologi motor listrik sebagai energi penggeraknya. Van ini menggunakan basis van Ford Transit konvensional yang telah dimodifikasi.

Dilihat dari dimensinya, van StreetScooter Work XL memiliki kabin lebih bongsor dari versi aslinya yang memiliki kapasitas 4-8 meter kubik. Untuk menyimpan tenaganya, StreetScooter Work XL dibekali baterai lithium ion. Sementara, bodinya didesain khusus untuk kebutuhan pengiriman barang-barang paket DHL.

"Kami telah melakukan penelitian untuk mendapatkan solusi kendaraan listrik, termasuk StreetScooter ini untuk mengakses jalan-jalan di Australia," ungkap seorang juru bicara DHL seperti dikutip ATN. "Melalui van ini kami ingin memperkenalkan kendaraan yang lebih hijau dan ramah lingkungan untuk Australia dengan target operasi 70 persen dari layanan kami secara global melalui pengoperasian kendaraan yang ramah lingkungan sampai tahun 2025 nanti," imbuhnya.

DHL saat ini telah menyiapkan produksi van serupa StreetScooter Work XL sebanyak 150 unit di kantor pusat DHL di kota Aachen, Jerman, untuk selanjutkn dioperasikan melayani jasa kiriman parcel pelanggan DHL di Jerman.

BACA JUGA

"Van ini merupakan armada kiriman parcel yang sempurna untuk kebutuhan pengiriman di kota-kota besar dan kawasan urban dan akan membantu kami mengatasi meningkatnya volume kiriman parcel dengan armada yang lebih ramah lingkungan," ungkap Jurgen Gerdes, eksekutif di DHL yang bertanggung jawab di urusan pengiriman paket, e-commerce dan parcel.

Sampai akhir tahun 2018 mendatang, Deutsche Post DHL Group bersama StreetScooter dan Ford akan memproduksi 2500 unit e-van yang ramah lingkungan.
Seperti van StreetScooter, Work dan Work XL, van terbaru yang akan dikembangkan nanti juga akan dipasarkan kepada pihak ketiga alias tidak semata-mata untu memenuhi kebutuhan DHL sendiri.

"Proyek kerjasama ini akan menjadi proyek kerjasama kendaraan bebas emisi terbesar di Eropa dengan memproduksi van ukuran medium size," sebut Vice President Ford untuk kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Steven Armstrong.


Tags Terkait :
StreetScooter Work XL DHL Ford Transit Kiriman Ekspres
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
DHL Hadirkan Van Bertenaga Listrik untuk Pengantaran Barang di Australia

Van StreetScooter Work XL ini memang berukuran eXtra Large, karena memiliki kabin lebih bongsor dari versi aslinya yang memiliki kapasitas 4-8 meter kubik.

8 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

10 jam yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

15 jam yang lalu

Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

1 hari yang lalu


Truk
KTB Donasikan Mitsubishi Fuso Fighter Ke SMK Negeri 3 Mataram

Sinergikan industri dengan pembinaan talenta untuk penyebaran pengetahuan dunia otomotif

1 hari yang lalu


Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

1 hari yang lalu