Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Truk Tenaga Surya Naik Gunung

Termasuk pelopor kendaraan medan berat tanpa bahan bakar
Truk
Sabtu, 14 Oktober 2023 17:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Kalau ada motor atau mobil, apalagi yang berspeksifikasi off-road melintasi jalan pegunungan barangkali sudah tidak terlalu asing. Tetapi kalau ada truk yang  ‘naik gunung’ dan itu adalah salah satu gunung tertinggi di dunia tentu saja spesial.

Apalagi kalau truk yang dipakai berspesifikasi minus emisi alias memanfaatkan bahan bakar fosil. Kali ini yang dipakai adalah truk serbaguna yang basisnya buatan Aebi Schmidt yang asal Swiss. Karena bukan kebetulan pula kalau penggagas kegiatan ini adalah tiga petualang yang juga berkebangsaan Swiss.

Tim ini menyebut dirinya “Peak Evolution Team” yang bertekad taklukan puncak Ojos de Salado yang berada di wilayah pegunungan Andes di Chili. Sebuah niat yang tidak main-main, karena puncak itu ketinggiannya sekitar 6.893 meter di atas permukaan laut. Dan semakin nekat juga program yang akan dilaksanakn tahun ini karena kendaraan yang dipakai nyata mengandalkan sinar mentari sebagai sumber tenaga.

Proyek menantang maut ini didukung perusahaan logistik yang juga masih berasal dari Swiss, Gebrüder Weiss. Proses persiapannya terbilang rumit juga. ”Terus terang ada keterbatasan daya angkut pada truk ini dibandingkan truk konvensional, panel surya, tidak bisa terpasang sebelum sampai di Chili. Tetapi yang jelas ini merupakan sebuah gagasan baru untuk kendaraan angkut di masa depan,” jelas Frank Haas, Head of Corporate Brand Strategy & Communications di Gebrüder Weiss dalam rilis resminya.

BACA JUGA

Menurut Frank lagi, panel surya tersebut punya bobot yang terbilang berat sehingga menjadi tantantang tersendiri untuk sebuah truk kelas 40 ton. Namun yang jelas truk ini memang dibangun ulang sebagai kendaraan angkut barang. "Truk ini dijamin punya performa yang tidak kalah dibandingkan truk untuk medan pertambagan sekalipun, sekaligus punya berbagai hal yang mendukung efisiensi operasionalnya,” sebut Patrik Koller yang juga sebagai pentolan tim ekspedisi ini.

Truk ini sendiri punya pendorong daya berupa dua motor listrik yang tenaganya setara 380 daya kuda. Daya jelajah sekali isi daya listrik sejauh 200 kilometer, besutan dayanya 240 kW.

Baca juga: Holcim Luncurkan 1.000 Truk Molen Tenaga Listrik

Baca juga: DAF Makin Seriusi Truk Listrik


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Peugeot Partner Sudah Berusia Edar 30 Tahun, Sempat Mengaspal di Indonesia

Model yang kini dipasarkan adalah generasi ketiga.

5 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

1 hari yang lalu

Truk
IEE Series 2026: Hadir Lagi Barisan Kendaraan Berat Berteknologi Mutakhir

Sebuah pengalaman unik menyimak dari dekat kendaraan yang tak lazim ditemui di area Mining Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu