Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Truk Mercy “Bagong” Hadir Kembali

Bukan tidak mungkin menjadi kenyataan
Truk
Kamis, 2 Februari 2023 16:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Seorang penggiat desain grafis dan juga peminat otomotif asal Malaysia, Saharudin Busri, melakukan upaya reka ulang atas truk Mercy ‘Bagong’. Tentu saja, upaya dari petinggi sebuah perusahaan desain dan teknologi terapan di Malaysia ini patut disaluti. Bagaimana tidak, truk yang berkode resmi “L-Series” itu merupakan salah satu truk Mercedes-Benz yang tidak hanya Tangguh namun juga punya populasi yang besar.

Wilayah Asia-Pasifik, Afrika, dan juga Amerika Selatan merupakan kawasan yang sudah dirambah oleh truk yang punya julukan "Kurzhauber" alias Si Topi Pendek. Semua terjadi sejak truk legendaris ini mulai diproduksi di tahun 1959.

Dari awal dihadirkan, untuk memenuhi regulasi di Jerman soal dimensi truk yang sesuai untuk berbagai kebutuhan angkutan dan jalanannya. Truk Model truk kap mesin pendek pertama, Mercedes-Benz L 337, pertama kali diproduksi di Jerman pada tahun 1959. Produksi terakhir terjadi di tahun 1995. Truk ini punya populasi besar di Kawasan Timur Tengah, Asia Pasifik, Amerika Selatan, dan Afrika.

BACA JUGA

Mesin yang digendong berkapasitas 5.700 cc di mana pada versi awal (L 323 dan 327) punya potensi data sebesar 100 PS. Pada versi tahun 1964 ada model mesin injeksi dengan potensi data 130 daya kuda.

Seiring perjalanan masa baktinya truk yang satu ini juga menerima sejumlah perubahan. Mulai dari penambahan daya angkut, mesin yang lebih bertenaga, sampai sentuhan kecil pada penampilannya. Dan tahun 1995 pabrik di Afrika Selatan yang membuat Mercy Bagong menghentikan produksinya, untuk kemudian sempat dipindahkan ke pabrik Mercedes-Benz yang berada di Brazil.

Bukanlah hal yang mustahil jika reka ulang dari truk ini tidak berujung dilakukan produksi massal kembali. Tentu saja dengan struktur, fitur teknlogi, serta performa yang benar-benar baru.

Saharudin Busri, punya kemmapuan khusus mendesain kendaraan lama


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Isuzu Elf Paling Keren Se-Jawa, Bak Belakang Rasa Hotel Mewah Berjalan

Engine start/stop via perintah suara

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?

Faktor utilitas pemakaian tetap jadi identitasnya

2 tahun yang lalu


Van
Daihatsu Atrai, Akan Dirilis Sebagai Mobil Listrik?

Atau jadi versi van dari Daihatsu Himax?

2 tahun yang lalu


Berita
Minyak Rem Seiken 'Jaga' Titik Didih Jamin Pengereman Bus dan Truk Optimal

Juga punya oli diesel

2 tahun yang lalu


Terkini


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu

Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

1 hari yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

1 hari yang lalu


Bus
Hino Terus Handover Sampai Pekan Terakhir GIIAS 2026

Bukti komitmen sinergi pabrikan, karoseri, dan operator

2 hari yang lalu