Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Michelin Luncurkan Ban Radial untuk Truk dan Bus

Ban Michelin X Multi Z2 sekaligus akan menggantikan seri ban Michelin X Multi Z yang resmi dihentikan penjualannya mulai awal tahun ini.
Truk
Selasa, 3 Maret 2020 11:00 WIB
Penulis : ZCH1708


PT Michelin Indonesia kembali meluncurkan seri ban radial terbaru untuk pasar Indonesia. Kali ini, produk yang diaspalkan adalah Michelin X Multi Z2, ban khusus untuk kendaraan niaga jenis truk dan bus.

Ban Michelin X Multi Z2 sekaligus akan menggantikan seri ban Michelin X Multi Z yang resmi dihentikan penjualannya mulai awal tahun ini. Prosesi peluncuran ban ini dilakukan di Swiss-belhotel, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020.

Dalam paparannya, Direktur Komersial B2B PT Michelin Indonesia Fritz Mueller menjelaskan, ban Michelin X Multi Z2 dikembangkan dari hasil riset Michelin dengan tiga teknologi revolusioner terbaru Michelin, yakni Regenion, Inficoil dan HT Nylon, untuk memastikan tingkat keamanan dan kenyamanan tertinggi untuk  transportasi truk dan bus.

Teknologi Regenion di ban ini, dihasilkan dari teknik pencetakan logam tiga dimensi (3D). Teknologi ini menghadirkan desain alur tapak yang mampu meminimalisir deformasi ban sekaligus mengurangi tekanan pada ban pada permukaan jalan. Teknologi Regenion juga membantu menurunkan hambatan gulir ban di permukaan jalan sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar.

BACA JUGA

Alur ban secara otomatis memperbarui diri saat permukaan ban mulai aus dan menghasilkan tingkat cengkeraman dan daya cengkeram (traction) yang kuat selama masa pakai ban.

Teknologi ini juga bisa memperlambat tingkat keausan ban, sehingga ban awet lebih dari 20 persen.

Sementara itu, teknologi Inficoil merupakan lapisan tapak yang diperkuat dengan kawat baja yang saling bersambung sepanjang 400 meter di dalam lapisan casing.

Kawat baja dengan daya tahan tinggi terhadap tarikan ini mampu meningkatkan ketahanan ban dan mengoptimalkan kontak ban dengan permukaan jalan sehingga jarak tempuh semakin panjang.

Pengemudi bisa terhindar dari risiko kehilangan tekanan secara mendadak sekaligus meningkatkan kontrol pengemudi pada kendaraan.

Teknologi lainnya yang diapikasikan pada ban Michelin X Multi Z2 adalah HT Nylon yang mampu memperkuat ketahanan bead pada lingkar dalam ban sehingga mengurangi potensi kerusakan ban hingga 10 persen saat kendaraan digunakan jarak jauh dan dalam kecepatan tinggi. Michelin X Multi Z2 dipasarkan dalam ukuran 11-R22.5 mulai Januari 2020.


Tags Terkait :
Ban Michelin MIchelin X Multi Z2 Ban Truk
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Michelin Luncurkan Ban Radial untuk Truk dan Bus

Ban Michelin X Multi Z2 sekaligus akan menggantikan seri ban Michelin X Multi Z yang resmi dihentikan penjualannya mulai awal tahun ini.

5 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

1 hari yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

1 hari yang lalu


Bus
Jelang Mudik 2026, DCVI Siapkan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue

Didukung mekanik dengan kompetensi yang tersertifikasi standar global

1 hari yang lalu

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu

Bus
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Hino Perkuat Dukungan Bagi Operator Bus Jawa Tengah

Upaya untuk lebih memahami kebutuhan para operator dalam optimalisasi armada di periode sibuk tahunan

1 hari yang lalu