Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.
Pikap
Jumat, 10 April 2026 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Foton e-tundland (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Bus-Truck – Dua pikap (double cabin) bertenaga listrik penuh ini hadir di gelaran GIICOMVEC 2026. Mereka adalah JAC Trekker T90 EV dan Foton e-Tunland. 

Kedua dobel kabin EV ini secara garis besar dibangun dalam konsep yang sama yakni menggunakan rancang bangun ladder frame (body on frame) dan berpenggerak 4x4.

JAC Trekker T90 EV 

BACA JUGA

Pikap ini punya desain yang modern. Namun jika diperhatikan sekilas ada kemiripan desain dengan RAM pickup. Desain grill dan bentuk fascianya mengingatkan pada pikap asal AS itu, namun ukuranya lebih kecil dibanding RAM.

Dari segi dimensi (p x l x t) ia punya panjang 5.330mm, lebar  1.965mm dan tinggi 1.920mm. Sedangkan untuk wheelbase di 3.110 mm.

Trekker T90 dibekali dengan dua motor listrik kekuatan 70kW (94 Hp)/ 176 Nm di bagian depan dan motor listrik 150 kW (201 Hp)/340 Nm di roda belakang.

JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Sedangkan untuk sumber tenaga mengandalkan baterai LFP berkepasitas 88,02 KWh. Dengan bobot kotor (GVW) mencapai 3.260 kg, ia mampu menjangkau jarak 344,5 km (klaim JAC).

Di bagian interior tampilan Trekker cukup modern. Pada dasbor tengahnya terdapat layar infotainment berukuran besar yang dilengkapi fitur layar sentuh.

JAC Trekker T9 EV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Sedangkan perangkat kontrol transmisinya berwujud switch selektor yang ditempatkan pada bagian konsol tengahnya. Untuk dapat menjabani berbagai varian ia dilengkapi dengan 5 pilihan drive mode seperti Eco, Normal, Sport, Snow, Sand, Rock, Mud dan X Mode. 

Motor listrik yang ada di depan akan berkerja secara otomatis saat diposisikan di snow, sand, rock dan mud. Sedangkan pada mode X Mode, kendaraan akan mengatur aktifasi ban depan secara otomotis. Artinya ban depan dapat aktif secara otomatis apabila terdeteksi roda belakang membutuhkan back up atau kehilangan traksi.

Foton e-Tunland

Ajang GIICOMVEC ini menjadi ajang perkenalan Foton e-Tunland ke khalayak di Indonesia. Dari sisi desain e-Tunland punya kemiripan dengan Ford Ranger dan Toyota Hilux.

Versi dobel kabinnya ini punya dimensi (p x l x t) 5.340 mm x 1.940mm x 1.870 mm. Sedangkan untuk wheelbase 3.110 mm.

Interior Foton e-tundland (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Jadi secara dimensi e- Tunland mirip-mirip dengan Trekker T9 EV.

Seperti halnya Trekker, pikap yang satu ini juga dibekali oleh dua motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang masing-masing berdaya 100kW (134 hp) di bagian depan dan 150 kW (201 hp) di bagian belakang. Jadi totalnya mencapai 250 kW atau kurang lebih setara dengan 335 hp.

Sedangkan untuk torsi, motor listrik depannya mampu mengail angka 176 Nm dan di bagian belakang menghasilkan 340 Nm.

Foton e-tundland dilengkapi dengan tuas transmisi berdisain unik(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Beda dengan rivalnya, Foton membekali pikap ini dengan tuas transmisi dan juga dibekali dengan 6 drive mode yakni Standar, Eco, Sport, Mud, Pasir dan Salju.

Pabrikan mengklaim bahwa dobel kabin setrum ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 10 detik. Sedangkan kecepatan puncaknya mampu mengelus angka 140 km/jam. 

Untuk mengumpan kinerja motor listriknya itu, e Thunland mengkaryakan baterai lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 88,02 kWh dari CATL yang memberikannya kemampuan jelajah  hingga jarak 350 km (WLTP). (SS)

Foton e-tundland (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Tags Terkait :
Double Cabin EV JAC Foton
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Brabus Sulap Mercedes-AMG G 63 Jadi Dcab Monster 888 HP

Harga Brabus P 900 Rocket Edition mencapai €711.718 atau sekitar Rp12 miliar. Double cabin G-Class bertenaga 888 hp ini hanya dibuat 10 unit di dunia.

1 hari yang lalu

Honda Bikin Pikap Baru Pakai Sasis Mitsubishi Triton

1 minggu yang lalu

Berita
Double Cabin Chery Diesel PHEV Ini Sudah Dibuka Keran Pemasannya di Australia

Chery Stockman, pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel, mulai membuka pemesanan di Australia.

3 minggu yang lalu


Bukan Hilux, Ini Nenek Moyang Double Cabin di Dunia

3 minggu yang lalu


Berita
Melihat Kehebatan Double Cabin EV BYD Shark

Fang Cheng Bao Shark yang berada di bawah BYD Group. Kembali serius memasarkan double cabin EV mereka. Simak keunggulannya.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Menghadirkan Double Cabin Ini Kembali Untuk Pasar Eropa, Bersaing Dengan Hilux dan Ranger

Mitsubishi L200 kembali dipasarkan untuk menghadapi persaingan di segmen pikap termasuk Ford Ranger dan Toyota Hilux.

1 bulan yang lalu

Berita
Mengenal Himla Sebelum Masuk ke Indonesia, Double Cabin Chery Group Penantang Toyota Hilux

Himla diprediksi masuk ke pasar Indonesia dan langsung bersaing dengan double cabin seperti Toyota Hilux hingga Ford Ranger.

1 bulan yang lalu


Berita
5 Keunggulan Toyota Hilux Terbaru, Makin Bertenaga dan Siap Diajak Menjelajah

Kami merasakan langsung beberapa pembaruan Toyota Hilux yang membuatnya semakin nyaman dan tangguh ketika diajak plesiran keluar kota melewati berbagai kondisi jalan.

1 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

1 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu


Truk
Iveco Kini Dimiliki Oleh Tata Motors

Pabrikan Italia itu perlu sokongan investasi baru untuk bertahan dan berkembang dan pabrikan India itu butuh penguasaan teknologi yang lebih mutakhir

1 hari yang lalu


Bus
Hyundai Sediakan Bus Listrik Untuk Kelas Berjalan Buat Siswa SMP

Merupakan bagian dari kegiatan global dalam hal pembelajaran soal teknologi termutakhir.

1 hari yang lalu