Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Berapa Estimasi Harga Toyota Rangga?

Akan berhadapan langsung dengan Mitsubishi L300?
Pikap
Kamis, 10 Agustus 2023 21:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


“Membawa DNA Kijang, konsep inovatif ini dirancang untuk mendefinisikan kembali cara membawa orang dan barang sesuai kebutuhan pelanggan. Beragamnya varian yang ditampilkan, menunjukkan penerapannya yang serba guna untuk melayani apapun kegiatan bisnis di Indonesia,” buka Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) saat mempresentasikan IMV 0 (baca: zero) yang kemudian secara resmi dinamai Kijang Rangga pekan ini (10/8).

Hal yang diutarakan  Anton Jimmy tersebut sudah dimiliki oleh Toyota di Indonesia sejak tahun 1977 bersamaan dengan lahirnya Toyota Kijang ‘Buaya’. Sejalan itu pula garis bodi dan struktur seperti Kijang Pikap.

Desainnya yang sederhana bukan tanpa alasan. “Ini memang mobil konsep yang bisa mengakomodir beragam keperluan berkendara sekaligus angkutan. Mulai dari keperluan angkut barang di wilayah pertanian, untuk keperluan logistik ringan, sampai kebutuhan di bidang militer,” jelas Dimas Aska selaku Head of Media Relation PT Toyota-Astra Motor (TAM).

BACA JUGA

Aspek fungsional dijelaskan lagi oleh Dimas memang menjadi panduan utama mobil ini. Keberadaan mesin 2.000 cc untuk versi bensin dan 2.400 cc buat versi diesel diyakinkan oleh Dimas akan bisa memenuhi beragam kebutuhan kendaraan angkut ringan. “Bahkan jika ada yang hendak membangun kendaraan angkut penumpang seperti era ‘Angkot’ juga dimungkinkan dengan Toyota Rangga,” urai Dimas.

Kompartemen tengah yang lapang membuat potensi jadi angkot akan terbuka lebar

Memungkaskan uraiannya, Dimas menyebutkan bahwa TAM bekerja sama dengan Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKRINDO) untuk membuka peluang bagi pihak karoseri untuk membuat beragam desain yang berpotensi diperlukan konsumen.

Bagaimana soal estimasi harganya?

“Diperkirakan akan berada di sekitar harga Rp 200 jutaan, dan nantinya konsumen juga bisa membeli dalam versi standar tanpa ubahan apapun,” pungkas Dimas.

Tiga titik bodi modular yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan

Baca juga : Toyota Rangga Concept Tampil Atraktif di GIIAS 2023


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

1 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

12 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

13 jam yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu