Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Double Cabin, Lahir Dari Kebutuhan Orang Pinggiran

International Harvester jadi pelopor dan kemudian diikuti oleh beberapa pabrikan lainnya.
Pikap
Jumat, 3 April 2020 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Double Cabin menjadi salah satu jenis pikap yang paling mudah ditemui di Indonesia. Namun ternyata model pikap yang punya konsep dengan mengawinkan kendaraan penumpang dan angkutan barang ini dikenal sejak era 50-an.

International Harvester (IH) muncul sebagai pelopor dengan pikapnya IH Travelette pada 1957. Saat itu pabrikan kini bernama International-Navistar ini masih mengenalkan pikap Travelette yang mampu mengangkut 5-6 orang sekaligus, namun masih mampu mengangkut barang dengan leluasa.

Latar belakang ide ini tak lain karena banyaknya pekerja (terutama di sektor infrastruktur) dari daerah pinggiran kota-kota Amerika yang secara rutin pulang balik dari tempat kerjanya di kota. Umumnya mereka berasal dari satu komunitas atau lingkungan tertentu, berangkat dan pulang kerja secara bersama-sama.

BACA JUGA

Saat itu IH melihat peluang untuk menghadirkan kendaraan angkut penumpang sekaligus angkut barang. Kemudian pabrikan asal Warrenfield, Illinois ini menggunakan IH A Series sebagai basiknya.

Awalnya Travelette menggunakan tiga pintu untuk mengakses penumpang dan kemudian diperbaharui menjadi empat pintu pada 1961 pada saat IH melakukan penyegaran pada desain bodi.

Walau sempat tidak populer pada awalnya, namun lambat laun model ini mampu menarik pasar lokal di Amerika Serikat. Produsen lain di Amerika pun melihat peluang pada model yang disebut orang lokal Amerika sebagai Crew Cab Pick Up ini. Dodge dan Ford pun kemudian mengikuti memperkenalkan model dobel kabinnya ini dengan versi mereka pada akhir 60-an dan kemudian disusul oleh Chevrolet pada pertengahan 70-an.

Memasuki tahun 80-an double cabin mulai diadopsi pada merek-merek di luar Amerika dan kemudian berkembang seperti saat ini.

International Travelette 1961

Tags Terkait :
International Harvester Travelette Double Cabin
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Double Cabin, Lahir Dari Kebutuhan Orang Pinggiran

International Harvester jadi pelopor dan kemudian diikuti oleh beberapa pabrikan lainnya.

6 tahun yang lalu


Berita
Jumpa Dengan Daihatsu Taft Tertua Di Indonesia

Taft F10 diketahui sebagai SUV Daihatsu tertua di Indonesia dan kami menjumpainya dalam kondisi apik

5 bulan yang lalu


Truk
Mengapa Truk Tanpa Hidung Lebih Populer Di Indonesia?

Truk tanpa hidung alias Cab Over Engine (COE) alias truk yang kabinnya berada di atas mesin lebih populer di Indonesia dibandingkan dengan truk berhidung.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Scout EV Hadir Untuk Nostagia dan Penantang Mercedes G-Class EV?

Scout EV digadang akan jadi SUV EV yang bersaing dengan Mercedes EQG

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

22 jam yang lalu


Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

1 hari yang lalu


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu