Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Kaca Double Glass Rentan Pecah Sendiri?

Jika satu sisi pecah maka semua bagian kaca depan harus diturunkan
Bus
Selasa, 1 Agustus 2023 15:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Hingga saat ini desain bus di Indonesia ada dua ‘model’ yang popular, umumnya disebut “single glass” dan “double glass”. Untuk model pertama bisa disebut sebagai gaya yang konvensional, muncul di medio 2015 model kaca ganda mendapatkan pamor yang luar biasa. Sering disebut sebagai terobosan desain bus terkini waktu itu.

Seperti desain kaca tunggal, desain kaca ganda bisa diadopsi untuk bus ukuran sedang maupun ukuran besar. Dari sisi konstruksi bus secara keseluruhan, desain kaca depan ganda proses penguatan untuk area seputaran ‘bonnet’ dan ‘pilar A’ dari bus. Hal ini ditujukan memperkuat konstruksi bagian depan bus, terutama terhadap potensi jika terjadi benturan. Secara kasat mata hal itu terlihat dari adanya pilar yang melintang untuk memisahkan posisi kaca bagian atas bagian bawah.

Pilar yang melintang itu acap juga disebut sebagai ‘bando’. Dari sisi perbaikan, jika terjadi benturan pada bagian depan bus akan lebih ‘murah’ karena akan hanya mengganti satu bagian kaca saja yaitu bagian bawah atau atas. “Namun tidak semudah itu juga prosesnya dalam pengerjaan perbaikan,” buka Kurnia Lesani Adnan, petinggi PO Siliwang Antar Nusa (SAN).

BACA JUGA

Ditemui langsung beberapa waktu lalu (6/7) di kawasan Ungaran, Jawa Tangah, Sani begitu panggilan Kurnia Lesani Adnan, menyebutkan bahwa jika yang pecah adalah kaca bagian bawah maka ‘bando’ akan juga dilepas. Kalau sudah begitu kaca bagian atas lebih aman akan ikut diturunkan sementara waktu. “Proses ini sebenarnya akan memakan waktu yang tidak singkat, termasuk lumayan rumit,” tambah Sani.

Konstruksi kaca ganda tidak sesederhana kaca tunggal

Sani mengamini juga bahwa kaca ganda untuk bagian depan bus memang terlihat lebih menarik dari sudut estetika. Namun berdasarkan pengalaman dirinya sejauh ini, desain tersebut ‘agak dikeluhkan’ oleh penumpang karena suduat pandang mereka terkurangi. “Penumpang naik bus kan juga buat menikmati pemandangan ke bagian depan dari bus dari dalam,” ujarnya sambil tersenyum.

Sejurus kemudian diterangkannya lagi bahwa pemakaian kaca ganda ternyata beberapa kali menimbulkan kendala tanpa ada adanya benturan. “Bus itu kalau berjalan kan sebenarnya bodi dan sasisnya mengalami gejala ‘twisting’. Terlebih ketika sering lewat jalur berliku, ada kejadian dimana kaca depan retak sendiri.”

Kalau sudah begitu, mau tidak mau pihaknya akan segera mengganti kaca yang mengalami retak tadi untuk diganti yang baru. Sebab jika dibiarkan sangat berpotensi dimana retakan tadi akan malah membuat kaca pecah secara keseluruhan. Tentu saja akan menimbulkan masalah besar terutama saat bus berada ditengah perjalanan.

 Baca juga : Bagaimana Mercedes-Benz Dan Karoseri ‘Ngobrol’ Desain?

 Baca juga : Single Glass Bukan Sekadar Estetika Desain, Tetapi Berdasarkan Masukan Konsumen


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

2 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

2 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

5 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu