Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Neoplan, Bodi Bus Paling Nyaman Di Indonesia?

Pelopor suspensi udara di bus
Bus
Selasa, 18 Oktober 2022 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


BACA JUGA

Beruntung bagi yang pernah melakukan perjalanan antar kota antar provinsi di dekade ’90-an, ada pilihan naik bus dengan struktur bodi Neoplan. Ya, waktu itu nama yang satu ini menjadi trend setter di dunia bus nasional.

Adi Putro yang memboyong Neoplan dari Jerman dengan lisensi resminya. Salah satu keunggulan desain satu ini adalah pemakaian suspense udara yang termasuk baru di Tanah Air. Nama-nama seperti Safari Dharma Raya, Kramat Djati, maupun Bandung Express merupakan sebagian operator yang memiliki unit Neoplan.

Neoplan sendiri didirikan oleh Gottlob Auwärter di Stuttgart, Jerman, pada tahun 1935. Sejak awal memang memproduksi bodi untuk bus dan truk. Pada tahun 1953, makin fokus ke pembuatan bodi monokok parsial.

Seiring waktu berjalan begitu banyak inovasi yang dihasilkan yang filosofi dasarnya masih banyak dipakai oleh kampiun karoseri seluruh dunia. Termasuk yang ada di Indonesia. Sebut saja, desain yang menempatkan dek penumpang lebih tinggi dari posisi pengemudi. Ini masih bisa dilihat di berbagai desain terkini seperti SR3 punya Laksana, JetBus 3 dari Adi Putro, sampai Patriot yang lansiran Morodadi Prima.

Tahun 2001, Neoplan yang nama resminya "Gottlob Auwärter GmbH & Co KG" diakuisisi oleh anak perusahaan MAN AG, yaitu MAN Nutzfahrzeuge AG. Tujuannya untuk membentuk Neoman Bus GmbH. Diikuti proses tahun 2008 dimana Neoman Bus GmbH akhirnya terintegrasi penuh ke dalam divisi bus dari MAN Nutzfahrzeuge Group.

Ada versi double decker seperti yang dipakai di Inggris

Bus yang memakai bodi Neoplan di Indoensia umumnya dibangun di atas sasis Mercedes-Benz OH 1521 Intercooler. Agar lebih presisi maka front overhang ditambah lebih panjang.

Bodi Neoplan umumnya dipakai untuk kelas Super Executive


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

3 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

3 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

6 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu