Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bus Di Arab Saudi, Dikuasai Kerajaan

Punya 350 rute
Bus
Rabu, 24 Agustus 2022 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Barangkali bagi yang pernah menunaikan ibadah haji ataupun umrah di Tanah Suci maka hampir bisa dipastikan akan sering naik bus. Baik saat mengunjungi di area dalam kota Mekkah atau Madinah, bisa juga Jeddah. Maupun ketika dalam, contoh, perjalanan haji yang akan naik bus menuju kota seperti Mekkah, Madinah, maupun ketika kembali ke Indonesia dengan mengunjungi kota Jeddah.

Perjalanan yang menghubungkan ketiga kota itu akan melewati sejumlah ‘rest area’ maupun wilayah pool bus yang tentu saja menyajikan pemandangan begitu banyaknya bus yang penuh penumpang.

Ada beberapa operator bus berjadwal maupun pariwisata di senatero Arab Saudi. Ada yang bernama Taba Bus, Basma Emar, Modern Bus Co., Taseco, dan Saptco. Nah nama yang terakhir memang akan sering terlihat hilir mudik. Ini tak aneh, karena perusahaan ini memang punya Kerajaan Saudi Arabia, jumlah armadanya untuk kondisi harian sebesar 2.000 unit bus.

BACA JUGA

Perusahaan ini berdiri di tahun 1979, nama Sapto sendiri merupakan akronim dari Saudi Public Transport Company.

Untuk kebutuhan saat musim haji maupun umroh jumlah armada bisa ada tambahan unit sampai 15.000 bus. Namun kalau secara umum jumlah armada secara keseluruhannya sebanyak 3.250 unit.  

Di hari biasa ada 3.200 unit bus yang beroperasi

Jumlah armada sebanyak itu guna memenuhi sejumlah layanan seperti bis antar kota dengan 350 kota tujuan dalam negeri. Lalu ada 18 jadwal harian dengan 14 rute ke sejumlah negara tetangga seprti Mesir, Uni Emirat Arab, bahkan sampai Sudan.

Begitu banyak rute dan pilihan layanan jasa tetntu saja memerlukan pasokan unit bus yang solid. Ya, ada beberapa merek dunia yang sudah bertahun dipercaya oleh Saptco sebagai ujung tombak. Sebut saja Mercedes Traveco, King Long, sampai Mitsubishi Fuso Rosa.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Van
Peugeot Partner Sudah Berusia Edar 30 Tahun, Sempat Mengaspal di Indonesia

Model yang kini dipasarkan adalah generasi ketiga.

8 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

1 hari yang lalu

Truk
IEE Series 2026: Hadir Lagi Barisan Kendaraan Berat Berteknologi Mutakhir

Sebuah pengalaman unik menyimak dari dekat kendaraan yang tak lazim ditemui di area Mining Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

1 hari yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

1 hari yang lalu