Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

XPeng X9 Rival Denza D9, Ini Komparasi Dimensi dan Performanya

X9 dan D9 disebut sebagai rival setara karena punya harga yang relatif dekat. Bagaimana dengan dimensi dan performanya?
Mobil Listrik
Jumat, 6 Juni 2025 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Xpeng vs Denza. (Foto: Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - XPeng X9 hadir meramaikan persaingan di segmen MPV mewah Indonesia. Ia disebut sebagai pesaing sesungguhnya bagi Denza D9 yang saat ini tengah menikmati atensi publik dengan tingginya pemesanan. Bahkan D9 saat ini menjadi salah satu mobil terlaris dalam jajaran produk BYD.

Erajaya Active Lifestyle, sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) XPeng di Indonesia, sudah memberikan harga indikasi dari MPV mewah itu.

Vice President Xpeng Indonesia, Hari Arifianto membeberkan harga indikasi X9 saat first drive, Selasa, (03/06/2025) silam.

“Terdapat tiga varian yang kami tawarkan, XPeng X9 Standard Range, Rp 990.000.000 XPeng X9 Long Range Rp 1.059.000.000 XPeng X9 Pro Long Range Pro+ Rp 1.099.000.000,” ungkap Hari.

BACA JUGA

Melihat profil harga sementara tersebut, semakin menegaskan bahwa X9 merupakan lawan seimbang bagi D9. Di mana saat ini harga D9 dibanderol di angka Rp 950.000.000.

Baris kedua Xpeng (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Dimensi

Dari sisi dimensi, keduanya mirip di mana X9 punya ukuran dimensi PxLxT (5.293 mm x 1.988 mm x 1.785 mm) dan wheelbase 3.160 mm.

Sedangkan Denza D9 berdimensi PxLxT (5.250 mm x 1.960 mm x 1.920 mm) dan wheelbase 3.110 mm.

Dengan demikian X9 lebih panjang dan juga lebih lebar dari D9, namun ia punya atap yang lebih rendah. Melihat ke dalam kabinnya, nampak X9 punya headroom yang lebih pendek dan tak selega D9. Memang ada selisih 135 mm namun saat kami coba posisi duduk relatif masih lega dan nyaman. 

Hanya bentuk atap yang melandai ke belakang memberikan dampak pada kelegaan ruang kepala pada penumpang baris ketiga. Di sisi ini D9 menunjukkan keunggulannya.

Xpeng Indonesia (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Performa

Semua XPeng X9 yang ditawarkan di Indonesia merupakan penggerak roda depan. Motor listrik yang digunakannya semuanya berdaya 310 hp dengan torsi 450 Nm.

Untuk varian Standard Range menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) 84,5 kWh yang diklaim mampu menjelajah sejauh 610 km dengan penghitungan CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle). 

Sedangkan pada standar yang dinilai lebih tinggi yakni WLTP ( Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure) diklaim di angka 480 km. 

Varian Long Range dan Long Range + mengkaryakan baterai NMC (Nickel Manganesse Cobalt) berukuran 101,5 kWh. Dalam hitungan CLTC ia diklaim mampu menjelajah hingga 720 km. Sedangkan untuk WLTP di angka 590 km.

Sosok Denza D9 untuk Indonesia menggunakan konsep yang sama yakni penggerak roda depan. Motor listriknya mampu mengkontribusikan daya sebesar 308 hp dan torsi 360 Nm.

Untuk sumber tenaganya, D9 menggunakan baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berdaya 103,36 kWh yang bisa membawanya berjalan sejauh 620 km dalam penghitungan CLTC atau 520 dalam standar WLTP berdasarkan klaim perusahaan. (SS)

Denza D9. (Foto: Otodriver)

Tags Terkait :
Xpeng X9 Denza D9
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Terkait Recall Suspensi Udara X9, Xpeng Indonesia Angkat Bicara

Kasus recall yang menimpa Xpeng X9 terkait sistem suspensi udara (air suspension) juga menjadi perhatian Xpeng Indonesia.

3 hari yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

1 bulan yang lalu


Berita
Beberapa Air Suspnesion Xpeng X9 Bermasalah Di Cina, Diduga Akibat Heatwave

MPV flagship Xpeng, yakni X9, tengah menjadi sorotan setelah sejumlah pemilik di Chongqing, China,

1 bulan yang lalu


Berita
Tidak Ada Model Baru Maxus Untuk GIIAS 2026

Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Namun pesta otomotif ini tidak membuat Maxus ingin memperkenalkan model terbarunya.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

7 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 8 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

9 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

10 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

10 jam yang lalu